Sekitar 300 orang warga bersama 100 anggota tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, kepolisian dan TNI bergerak serentak untuk melakukan penyisiran dari segala arah untuk mencari Wayan Kandi
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Jembrana, balipuspanews.com – Meski warga bersama SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana dan kepolisian dikerahkan untuk melakukan pencarian I Wayan Kandi (73) yang hilang sejak Minggu (7/1), namun hingga Jumat (12/1) belum membuahkan hasil.

Wayan Kandi, warga Banjar Badingkayu, Desa Pengeragoan, Pekutatan itu hingga kini masih hilang secara misterius. Setelah empat hari melakukan pencarian tidak membuahkan hasil, tim SAR gabungan kemudian mengajak warga dari lima tempek di Banjar Bading Kayu untuk melakukan pencarian besar-besaran.

Sekitar 300 orang warga bersama 100 anggota tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, kepolisian dan TNI bergerak serentak untuk melakukan penyisiran dari segala arah.

Pencarian diawali daru Bale Banjar Badingkayu dengan melakukan penyisiran ke semua penjuru. Satu tempek menyisir kearah timur dan selatan, satu tempek menyisir wilayah timur dan utara, satu tempek menyisir barat dan utara dan dua tempek menyisir wilayah barat dan selatan.

Namun pencarian mulai pukul 07.00 Wita sampai pukul 13.00 Wita dengan menyisir semua tenpat termasuk hutan, Sungai Yeheleh, yang berbatasan dengan Selabih, Tabanan, tidak membuahkan hasil.

“Pencarian sudah maksimal kita lakukan. Tetapi hasilnya masih nihil,” ujar Kepala Pelaksanan (Kalak) BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana.

Menurut Eko Susilo yang berasal dari Desa Bading Kayu dan masih sepupu dengan korban, pihak keluarga saat ini kebingungan harus bagaimana menemukan korban.

Berbagai cara pencarian sudah berusaha dilakukan mulai menyebar informasi ke warga maupu keluarga dan menyebar foto di media sosial juga tidak mendapat informasi dari masyarakat yang mengetahui atau melihat orang yang cirri-cirinya mirip dengan Kandi. Upaya niskala juga sudah dilakukan dengan meminta petunjuk paranormal sampai mengajak paranormal melakukan pencarian tetap belum membuahkan hasil.
“Kami berharap mudah-mudahan segera bisa ditemukan,” katanya. (nom)

Tinggalkan Komentar...