27.8 C
Denpasar
04/08/2021, 6:22 PM
NasionalJakartaPendekatan Lobi Masih Dominasi Porsi Penerimaan DAK

Pendekatan Lobi Masih Dominasi Porsi Penerimaan DAK

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Salah satu hambatan pembangunan di daerah yang muncul adalah daerah tidak memiliki posisi tawar kuat terhadap pemerintah pusat.

Ketidakjelasan formulasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mengacu pada sistem keuangan pusat membuat pendekatan lobi masih mendominasi besar kecilnya porsi daerah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK).

Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI dengan Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) dan Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) secara virtual, Kamis (17/6/2021).

Ahmad Najib Nasrullah dari DPRD Kabupaten Bandung Barat mengungkapkan ada kerancuan dalam pengelolaan keuangan daerah yang dimulai dari ketidakjelasan formulasi antara sistem keuangan pusat dengan sistem keuangan daerah.

Akibatnya terjadi kesenjangan komunikasi yang menyebabkan ketimpangan antara pusat dengan daerah. Akibatnya, pendekatan lobi masih mendominasi dalam penerimaan DAK.

“Yang pandai lobi banyak uangnya. Lalu apa sistem yang dianut? Apakah sistem lobi? Maaf itu yang banyak terjadi. Saya yang mewakili Jawa Barat merasakan ada ketimpangan,” ungkap Najib.

Ia mengusulkan agar DPR RI dapat merevisi UU terkait persoalan ini dengan fokus penekanan merevisi pasal-pasal dari UU yang dianggap merugikan daerah.

“Jadi kalau direvisi, seperti apa formulasinya. Merevisi hal-hal yang dianggap merugikan teman-teman DPRD di daerah,” saran Najib.

Sementara itu, Anggota BAKN DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengajak seluruh wakil rakyat di daerah melalui ADPSI, ADEKSI dan ADKASI menyatukan langkah dan merapatkan barisan untuk bersatu emnggalang kekuatan.

“Partai terbesar di republik Indonesia itu bukan PDIP, tetapi birokrat. Kalau lewat pemilu memang yang menang PDIP tetapi yang menguasai mereka (birokrat-red). Dan menguasai anggaran terbesar ya…mereka itu,” kata Misbakhun.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar ini mengaku DPR RI selaku wakil rakyat di tingkat pusatpun seolah tidak berdaya ketika berbicara mengenai alokasi anggaran dengan Kementerian Keuangan di tingkat pusat.

“Kita sama-sama politisi yang berhadapan dengan para birokrat pengambil keputusan yang porsi dan kue kenikmatannya nggak mau dibagi,” ucap Misbakhun.

Ia mencontoh, seperti alokasi anggaran DPR RI yang dinilainya sangat kecil dan timpang apabila dibandingkan dengan alokasi anggaran untuk kementerian dan jumlah APBN.

“DPR RI dikasih berapa sih? DPRD RI cuma dikasih Rp 4 triliun. Kalau digabung sama MPR dan DPD cuma Rp 9 triliun dari Rp 2.725 trilun APBN,” katanya.

Terkadang, kata Misbakhun, seringkali usulan anggaran yang diajukan DPR RI melalui BURT baru dipenuhi apabila DPR RI menyetujui keinginan dari Kementerian Keuangan.

“Baru mau dipenuhi pengajuan usulan kita kalau APBN nya dipenuhi. Asumsi-asumsinya kita setujui. Kalau setelah itu nggak mau diajak rapat. Susah. Nah kita yang mengatasnamakan wakil rakyat, bagaimana menggalang kekuatan pada sebuah perpesktif yang sama,” ajak Misbakhun.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Member of