Penemuan kerangka manusia di Madas kawasan Banjar Dinas Giri, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kamis (4/7/2019)
Penemuan kerangka manusia di Madas kawasan Banjar Dinas Giri, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kamis (4/7/2019)
sewa motor matic murah dibali

KUTA, balipuspanews.com – Kasus penemuan kerangka manusia di bekas galian C di Madas kawasan Banjar Dinas Giri, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kamis (4/7/2019) lalu, hingga kini belum menemukan titik terang.

Dari dugaan sementara hasil penyelidikan, kerangka manusia yang tanpa identitas alias Mr. X tersebut jatuh dari atas tebing.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan menjelaskan, pihaknya masih mencari tahu identitas Mr. X, berjenis kelamin pria atau wanita. Pihaknya juga sudah memintai keterangan warga setempat, namun tidak ada yang kehilangan sanak keluarga.

“Kami masih selidiki identitasnya, karena warga disana tidak ada yang kehilangan sanak saudara,” ujarnya, Kamis (11/7/2019).

Mantan Kapolsek Kuta Utara ini menjelaskan, penyelidikan mengarah ke pekerja bekas galian C, juga terus dilakukan. Karena lokasi tersebut dulunya bekas galian C dan sudah lama tutup.

“Dugaan dugaan itu nanti kami simpulkan untuk mencari identitas kerangka manusia tersebut,” ujarnya.

Ada yang menarik dari penuturan perwira melati satu dipundak ini, yakni dari hasil penyelidikan sementara, Mr.X diduga terjatuh dari atas tebing. Apalagi jarak tebing sangat dekat dengan posisi penemuan Mr.X yakni di semak semak.

“Kalau dilihat dari lokasi kejadian, ada tebing di atas. Mungkin saja terpeleset atau jatuh dan langsung ke semak semak. Itu masih dugaan sementara, masih didalami,” bebernya.

Seperti diberitakan, seorang peternak sapi yang sedang mencari rumput, Nyoman Sudarma menemukan kerangka manusia di semak-semak di bekas galian C di Madas kawasan Banjar Dinas Giri, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kamis (4/7/2019) sekitar 10.00 Wita lalu.

Lokasi penemuan tersebut cukup jauh dari jalan raya atau sekira 2 kilometer dari Jalan Raya Uluwatu. Sementara di sekitar tengkorak, ditemukan celana dalam, bra, dan sandal wanita. Dugaan sementara kerangka manusia itu berjenis kelamin perempuan, namun polisi belum bisa memastikannya.

Dari penuturan Nyoman Sudarma, kerangka manusia itu awalnya ditemukan oleh anaknya yang sedang bermain di TKP, pada Rabu (3/7/2019) malam. Anak saksi mengira kerangka manusia itu adalah kerangka monyet. Karena kesibukan, Sudarma baru melaporkannya ke Bendesa Adat Pecatu, Made Sumerta untuk dilakukan pengecekan bersama aparat kepolisian.

(cita/bpn/tim)