Minggu, Mei 19, 2024
BerandaJembranaPenertiban Prokes Terus Digencarkan di Jembrana

Penertiban Prokes Terus Digencarkan di Jembrana

JEMBRANA, balipuspanews.com– Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 membuat tim ganungan kembali meningkatkan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan (Prokes).

Pada Jumat (21/1/2022) tim gabungan dari Polres Jembrana, TNI dan satpol PP Pemkab Jembrana menggelar operasi penertiban Prokes guna mencegah penularan Covid-19.

Kegiatan untuk menindaklanjuti Inmendagri Nomor 03 Tahun 2022 dalam rangka PPKM level 3, 2 dan 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali, dengan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ke masyarakat dengan sasaran di pertokoan jalan gajah mada wilayah Desa Dangintukadaya, Jembrana.

Aiptu I Made Mas Wiryanta yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa saat ini pelaksanaan pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 kembali diintensifkan, dengan melaksanakan patroli dan memberikan himbauan secara humanis kepada masyarakat terkait situasi pandemi guna mencegah penyebaran virus varian baru Omicron.

”Dari penertiban kali ini ada delapan pelanggaran, diantaranya 5 orang memakai masker tidak sesuai dengan ketentuan dan 3 orang tidak memakai masker. Terhadap pelanggaran tersebut telah diberikan teguran lisan secara simpatik untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.

BACA :  Sinergitas KemenPPPA Pastikan Akses Keadilan bagi Perempun Berhadapan dengan Hukum

Sementara itu Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.H menyampaikan Polres Jembrana siap dalam mencegah penyebaran Covid-19 varian baru yang tidak menutup kemungkinan akan menyebar di Indonesia khususnya di Bali sehingga untuk antisipasi kita melaksanakan pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan melalui operasi yustisi.

Varian baru memang sudah ada tersebar di Jawa namun kasusnya tidak menonjol karena sudah melaksanakan vaksin baik 1 maupun 2 dan booster.

“Berdasarkan hasil penelitian beberapa kasus dimana virus varian baru ini menyerang tenggorokan dan tidak sampai ke paru-paru tanpa ada gejala,” terangnya.

Berdasarkan vicon Mentri Kesehatan lonjakan omicron sangat cepat untuk menular dan berkembang sehingga tetap terapkan prokes.

Beberapa wilayah masih kurang kesadaran masyarakat dalam penerapan prokes terutama penggunaan masker.

“Perkembangan virus Omicron ini kita antisipasi lebih awal bekerja sama dengan instansi terkait. Jangan ada yang menutupi data yang terpapar sehingga tracing dilaksanakan dengan baik dan diharapakan tracer agar dimaksimalkan,” jelasnya.

Diperkirakan awal Februari sampai awal bulan Maret adalah puncak penyebaran virus omicron sehingga kita maksimalkan pencegahan lebih awal.

BACA :  Wanita 22 Tahun Berkebutuhan Khusus Jadi Korban Pemerkosaan Tetangganya Sendiri

Kapolres juga menyampaikan ada personel di Polsek Mendoyo beberapa orang yang terpapar namun sudah bisa ditangani dengan baik dan sudah ada beberapa personel bisa bergabung melaksanakan tugas.

“Terkait besuk tahanan jangan ada lagi kelonggaran apa bila tidak boleh dibesuk jangan ada lagi tawar-menawar, dimana ini bertujuan untuk antisipasi penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular