Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Bali Jembrana Pengalihan Dukungan Perindo, Tetap Berpengaruh

Pengalihan Dukungan Perindo, Tetap Berpengaruh

NEGARA, balipuspanews.com – Beralihnya dukungan Pertai Persatuan Indonesia (Perindo) dari paket I Nengah Tamba-Patriana Kerisna (Tepat) yang diusung

Koalisi Jembrana Maju (KJM) ke PDI Perjuangan yang mengusung paket I Made Kembang Hartawan – I Ketut Sugiasa (Bangsa) dinilai tetap berpengaruh.

Koordinator KJM, Made Suardana mengatakan dari hasil pemantauan di lapangan, yang sangat berperan dan berpengaruh mengumpulkan suara adalah anggota fraksi di KJM. Sementara Perindo tidak memiliki wakil di DPRD Jembrana, sehingga pengaruhnya tidak signifikan.

“Namun demikian kepergian Perindo juga ada pengaruhnya, paling tidak suara yang dimiki Perindo dalam pemilu Legislatif lalu hilang, meskipun tidak begitu besar. Namun karena kami datang membawa semangat perubahan untuk Jembrana dan masyarakat juga menghendaki perubahan, sehingga peluang kemenangan kami sangat besar di pertarungan ini,” ungkapnya.

Pi]haknya tetap menghormati keputusan dari DPW Perindo dan tentunya keputusan tersebut dilandasi dengan berbagai pertimbangan. Tentunya kader-kade Perindo di bawah, akan tunduk kepada induk partainya. Mekanisme partai harus diikuti kadernya jika tidak tentunya akan ada sanksi partai.

“Ketua Perindo Jembrana sudah menyampaikan secara lisan kepada kami perihal pengalihan dukungan tersebut. Kami hargai itu karena awal masuknya baik, pergipun harus dengan baik. Namun kami belum memberikan tanggapan resmi terkait penyampaian itu,” ungkapnya.

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of