24.8 C
Denpasar
08/12/2021, 6:29 AM
DenpasarPengecek Fakta Harus Kedepankan Etika dan Transparansi

Pengecek Fakta Harus Kedepankan Etika dan Transparansi

balipuspanews google news

DENPASAR, balipuspanews.com – Pemeriksa fakta atau fact checker terhadap informasi berupa teks foto atau video yang beredar di masyarakat harus mengedepankan etika dan proses pemeriksaan dilakukan secara transparan atas metoda dan referensi yang dipakai.

Trainer Cek Fakta bersertifikat Google, Reinardo Sinaga mengingatkan pentingnya pemeriksa atau pengecek fakta untuk memperhatikan etika pemeriksaan saat memberikan training cek fakta yang dihelat Asosiasi Media Siber (AMSI) Wilayah Bali pada hari kedua, Sabtu (7/11/2020).

Didampingi trainer lainnya, I Nengah Muliarta yang juga Ketua AMSI Bali, Reinardo memberikan tools, teknik dan pemeriksaan fakta yang perlu dilakukan untuk memverifikasi fakta atas informasi atau berita yang beredar di dunia maya seperti media sosial.

Ada beberapa metode dan tools yang tersedia bisa dimanfaatkan di internet atau browser seperti google, yahoo atau bing.

Demikian juga, beberapa tools lainnya juga tersedia saat memeriksa fakta video atau foto dengan menggunakan Yandex, Facebook, dan lainnya untuk memastikan apakah bohong atau sesuai fakta.

Sembari memberikan contoh beberapa video seperti dalam kasus anggota DPD RI Arya Wedakarna yang viral di Bali, hingga kasus-kasus terkait Pilkada di Tanah Air. Peserta training diminta melakukan pengecekan penelusuran memakai tools yang telah diberikan.

Pada bagian lain, seiring membanjirnya informasi, masyarakat dibuat bingung resah dengan beredarnya foto atau video yang dipotong, diduplikasi oleh pelaku kemudian dirangkai, digabungkan satu dengan lainnya kemudian disebar.

Cilakanya, masyarakat yang kurang literasi informasi dan literasi media, tidak bisa menyaring kebenarannya kemudian langsung mendistribusikan atau membagikan ke jejaring sosial seperti WhatsApp atau WA dan Facebook

Padahal, banyak diantara foto atau video yang beredar berisi informasi yang tidak benar atau hoax, disinformasi dan misinformasi, hanya penggalan atau potongan video tidak secara utuh ditampilkan, kemudian dibumbui narasi yang menyulut kebencian atau permusuhan SARA dan kepentingan tertentu.

Edo, sapaan, Reinardo, juga mencontohkan, untuk mengelabuhi pembaca, biasanya pelaku menggunakan potongan foto-foto atau berita dari media yang memiliki nama-nama mirip dengan media besar yang sudah kredibel.

Penyebar hoax biasanya, memakai foto-foto lama digabungkan dengan foto baru, dibuat semirip mungkin, seolah-olah sesuai dengan narasi yang dibuat.

Atau juga, isi berita dipotong, tidak ditampilkan secara utuh kemudian diisi dengan narasi yang dibuat untuk kepentingan membunuh karakter atau menyerang pihak lain sebagaimana kerap terjadi saat pertarungan di Pilkada.

Namun, dengan menguasai tools yang sudah ada seperti google maps, google earth, wikimedia, maka akan bisa diketahui, kapan, dimana foto diambil.

Demikian juga dengan video, bisa diambil foto atau penggalan video kemudian dilakukan pengecekan, akan diketahui kapan dan dimana dibuat.

“Salah satu cara paling gampang ya memeriksa media tersebut di web Dewan Pers, apakah terdaftar sebagai media tervirifikasi atau tidak,” kata Sekretaris AJI Pontianak ini

Meskipun diakui, banyak juga media yang memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ), namun namanya tidak muncul di Web Dewan Pers, karena berproses untuk pendaftaran dan verifikasi.

Setidaknya, media-media yang memiliki kredibilitas dan terdaftar di Dewan Pers, tentu tidak akan membuat konten atau berita-berita yang tidak terverifikasi ataupun hoax.

Hal lain yang perlu diingat para pemeriksa fakta atau fact checker, saat melakukan penelusuruan fakta harus menjelaskan secara jujur dan transparan atas metode yang dipakai kepada pihak yang akan dilakukan pengecekan.

Pemeriksa fakta, juga harus memperhatikan etika pemeriksaan, yakni tidak boleh, mengekplorasi lebih jauh atau membeberkan hal-hal yang sudah menyangkut ranah pribadi atau di luar apa yang hendak diperiksa. Sebut saja, menyebutkan identitas keluarga, tempat tinggal, pendidikan anak-anaknya, hingga akun-akun pribadi.

Jadi, seorang fact checker tidak melakukan doxing atau menyebar informasi pribadi terhadap narasumber atau subyek yang tengah diperiksa karena hal itu bisa berdampak buruk terhadap orang-orang di sekitarnya seperti keluarga.

Jangan sampai, karena identitas sumber itu dipublikasikan secara luas dan detil justru akhirnya menjadi korban perundungan atau bullying di ranah dunia maya seperti medsos.

“Hampir sama dengan tugas jurnalistik saat memeriksa, harus menghormati hak-hak narsumber utama atau primer, tidak mencari-cari sumber-sumber lainnya yang tidak terkait,” tutur editor media siber JUBI yang berpusat di Papua ini.

Pelatihan Cek Fakta merupakan kerja sama AMSI dan Google News Initiative (GNI) ini diikuti 28 peserta baik dari jurnalis, editor, pemimpin redaksi dan pengelola media siber di Bali berlangsung selama tiga hari 6-8 November 2020, secara daring atau webinar dengan memanfaatkan google meet.

Penulis/Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Hujan Deras, Lima Ekor Anak Babi Milik Warga Pangitebel Raib
02:29
Video thumbnail
Cuaca Ekstrem, BPBD Catat Dua Titik Longsor dan 18 Pohon Tumbang di Karangasem
01:44
Video thumbnail
Tahun Depan Gaji Tenaga Kontrak di Kabupaten Jembrana Akan Dinaikkan
02:47
Video thumbnail
Antisipasi Masuknya Varian Omicron, Turnamen International Youth Championship Ditunda
02:59
Video thumbnail
Kantin Sekolah Dasar Pengiangan, Bangli Terbakar, Kerugian Diperkirakan Puluhan Juta
02:35
Video thumbnail
Ratusan Liter Arak dan Puluhan Ekor Ayam Diamankan
02:39
Video thumbnail
Kecam Joged Porno, Gubernur Koster Minta Aparat Tegas
04:19
Video thumbnail
Antisipasi Dampak La Nina, Semua Pihak Diminta Sigap Untuk Saling Bantu
03:45
Video thumbnail
Drainase Tersumbat, Sekolah dan Puskesmas di Seririt Terendam Banjir
02:50
Video thumbnail
Sempat Vakum Dua Tahun, Makepung Jembrana Cup Kembali Digelar
03:01
Video thumbnail
Pohon Bunut Besar Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Kutampi
02:02
Video thumbnail
DPRD Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:01
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Member of