Rianty Febrianti, pengemudi ojek online yang divonis dua tahun dua tahun penjara atas kasus kepemilikan narkoba
sewa motor matic murah dibali

Denpasar, balipuspanews.com-Rianty Febrianti yang kesehariannya bekerja sebagai pengemudi ojek online hanya tertunduk lesu mendengar putusan hakim yang menjatuhkan hukuman selama dua tahun penjara.

Setidaknya hukuman yang dibacakan ketua majelis hakim Budi Watsara, SH. MH lebih ringan satu tahun dari tuntutan Jaksa Bagus Putra Gede Agung, S.H yang sebelumnya menuntut selama tiga tahun penjara.

“Memutuskan terdakwa Rianty Febrianti bersalah menyimpan dan menggunakan narkoba. Atas perbuatannya, menjatuhkan hukuman selama dua tahun penjara,” ketok palu hakim di persidangan ruang Candra, Selasa (4/12) di PN Denpasar.

Perbuatan wanita asal Badung itu sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dalam dakwaan sebelumnya yang dibacakan JPU, wanita berparas ayu yang sebelumnya bekerja di cafe ini ditangkap polisi di tempat tinggalnya pada hari Rabu, 20 Juni 2018 silam sekitar pukul 17:20 WITA.

Dari tangan terdakwa, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 2,27 gram atau 0,07 gram netto.

Kepada petugas, terdakwa mengaku barang bukti sabu itu dapat dengan membeli dari saksi RJ seharga Rp 900 ribu.

Terdakwa menggunakan sendiri barang haram tersebut untuk lebih bersemangat jalankan aktivitasnya sebagai pengemudi ojek online hingga tengah malam. (pl/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...