Pengerjaan Spesifik, Patung Bung Karno Bakal Dipasang Akhir Nopember

Sekretaris Dinas (Sekdis) Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, Gede Melandrat.

SINGARAJA, balipuspanews.com — Pengerjaan patung Bung Karno berbahan dasar logam di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, yang sempat mangkrak akhirnya kembali digarap.

 

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng menargetkan patung Sang Proklamator setinggi 8 meter itu, sudah terpasang di kawasan RTH Bung Karno Sukasada pada akhir bulan November 2019 mendatang.

 

 

Gede Melandrat selaku Sekretaris Dinas (Sekdis) Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, menyebut pengerjaan patung Bung Karno dilakukan menggunakan anggaran perubahan APBD Buleleng senilai Rp 1,3 Miliar.

Imbuh Sekdis Melandrat, proyek pembangunan RTH Bung Karno tahap III kembali digarap menyusul rekomendasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), dimana LKPP menyarankan menggunakan skema Penunjukan Langsung (PL) lantaran pengerjaan patung Bung Karno tergolong spesifik.

“Pekan depan penandatangan kontrak. Nanti disana ada tiga (3) item pengerjaan yang diselesaikan pihak rekanan. Ada dua pengerjaan spesifik, yakni patung Bung Karno dan patung Singa Ambara Raja. Satunya lagi, relief Bung Karno. Cerita cinta kasih Raden Sukemi (ibunda Bung Karno) selama di Buleleng,” ungkap Sekdis Melandrat, belum lama ini.

Menurut Sekdis Melandrat, pihak rekanan akan menuntaskan patung Sang Proklamator sampai 100 persen. Pun dua item pengerjaan lainnya.

“Target selesai pada bulan Nopember 2019 mendatang. Pematungnya masih menggunakan seniman lama asal Yogyakarta. Penjajakan kami, patung Bung Karno cuman kurang lengkap badan atasnya saja,” terangnya.

Lanjut dia, setelah patung terpasang, barulah memasuki tahap pembangunan akhir, yakni tahap ke IV. Nah, tahap IV ini akan dilanjutkan tahun 2020 mendatang.

“Tahap akhir memerlukan anggaran cukup fantastis, sekitar Rp 25 Miliar. Anggaran itu digunakan untuk penataam taman, pagar di sisi utara, serta air mancur menari yang didatangkan langsung dari Cina,” tutupnya.