Penggantian Calon Kapolri Dibahas DPR Awal Tahun Depan

Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis saat rapar kerja dengan Komisi III DPR RI. DPR masih menunggu pengajuan nama calon Kapolri dari Presiden berkaitan dengan masa bhakti Jenderal Idham Azis yang memasuki pensiun per 1 Februari 2021.
Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis saat rapar kerja dengan Komisi III DPR RI. DPR masih menunggu pengajuan nama calon Kapolri dari Presiden berkaitan dengan masa bhakti Jenderal Idham Azis yang memasuki pensiun per 1 Februari 2021.

JAKARTA, balipuspanews.com- Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman mengungkapkan Komisi Hukum DPR RI telah meminta pimpinan DPR pro aktif agar proses seleksi calon Kapolri dipercepat.

Hal ini karena masa sidang DPR yang saat ini sedang reses baru kembali bersidang pada awal tahun depan yaitu 8 atau 11 Januari 2021. Sedangkan Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis akan pensiun mulai 1 Februari 2021.

“Sebetulnya dalam keadaan tertentu pimpinan Komisi bisa pro aktif meminta kepada pimpinan DPR untuk diberikan kesempatan mulai memproses soal Polri ini. Kan kita ini masuk tanggal 8 atau 11 Januari ya, waktunya terlalu mepet sebetulnya tapi gak ada masalah,” jelas Habiburokhman, Senin (21/12/2020).

Politisi Partai Gerindra ini mengungkapkan ada sejumkah anggota yang menginginkan agar DPR menggunakan masa reses untuk bersidang khusus dengan Polri.

Soal sidang di waktu reses, Habiburokhamn mengaku tidak masalah. Baginya, yang paling penting adalah masalah-masalah terkait kinerja Polri juga diharapkan bisa digarap di masa reses ini, misalnya soal penembakan enam laskar FPI, soal gejolak-gejolak terkait kerumunan.

“Bagus sekali apabila bisa dibahas di masa reses dan mekanisme yang quote and quote khusus itu tadi, pimpinan komisi meminta pada pimpinan DPR,” ujarnya.

Wakil Ketua Partai Gerindra ini, soal figur para kandidat calon Kapolri memiliki nilai yang baik. Misalnya kinerja Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo sangat baik, setelah berhasil menangani berbagai kasus-kasus besar yang terjadi akhir-akhir ini.

“Nah saya pikir, saat ini nama-nama yang beredar itu putra-putra terbaik Polri. Ada Kabareskrim, kita melihat beliau jago selama ini banyak kasus-kasus besar, termasuk Tjoko Tjandra dan lain sebagainya,” kata Habiburokhman.

Selain Komjen Pol Listyo Sigit, kata Anggota Komisi III DPR RI ini, ada beberapa nama perwira Polri yang masuk dalam bursa calon Kapolri, seperti Kepala BNPT Komjen Boy Raffy yang memiliki kualitas dan yang baik.

“Kemudian, ada Pak Boy. Dia juga perform. Ada lagi Pak Agus bagus. Tinggal memang kita minta, kita harapkan Presiden benar-benar menyeleksi sosok yang mampu memimpin Polri ke depan ini dengan dinamika terakhir ini,” ujarnya.

Habiburokhman menuturkan, kondisi bangsa saat ini sedikit bergejolak dengan beberapa rentetan peristiwa yang mampu menyita perhatian publik, hingga Polri butuh sosok yang menyejukkan.

“Banyak gejolak dan lain sebagainya seperti kita saat ini, kita pengen orang yang mampu menyejukkan, sosok yang mampu menyejukkan. Kurang lebih begitu,” ucapnya.

Penulis : Hardianto
Editor : Oka Suryawan