Warga yang beragama Muslim sedang memotong daging Qurban.
Warga yang beragama Muslim sedang memotong daging Qurban.
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- Meski berada didalam rumah tahanan Negara (Rutan) narapidana maupun tahanan masih bisa merayakan hari raya Idul Adha. Mereka juga bisa memotong hewan kurban yakni tiga ekor kambing untuk diolah menjadi berbagai macam masakan yang dinikmati bersama.

Puluhan Napi dan Tahanan penghuni Rutan kelas II B Negara itu Minggu (11/8) pagi meski tidak ditemani keluarga saat hari raya Idul Adha, namun mereka sangat senang dan gembira merayayakan hari raya.

Mereka yang Bergama Islam melaksanakan sholat Ied lebih dahulu kemudian bersama-sama dengan penghuni Rutan lainya memotong tiga ekor kambing yang merupakan bantuan dari departemanen Hukum dan HAM.

“Memang rasanya berbeda. Tetapi kami sangat bahagaia bisa merayakan hari raya Idul Adha yakni Sholat Ied dan memotong hewan kurban bersama teman-teman seperti yang dilakukan di luar,” ujar hadimin, salah seorang Napi.

Sementara itu, kepala Rutan kelas II B Negara, Purnawal, mengatakan daging dari hewan kurban yang dipotong itu akan diolah bersama –sama menjadi berbagai macam masakan seperti gule,sate,dan lain sebagainya.

Setelah itu masakan tersebut akan dinikmati bersama semua tahanan dan narapidana serta petugas jaga di Rutan.

“Daging hewan kurban itu kita olah menjadi berbagai masakan, kemudian kita nikmati bersama baik yang muslim mapun non muslim seperti tahun kemarin,” jelasnya.

Saat ini jumlah Napi dan tahanan di Rutan kelas II B ada 130 orang dimana 55 orang diantaranya beragama Islam.

Dengan kegiatan memotong hewan kurban lalu dinikmati bersama-sama ini diharapkan Napi dan tahanan terutama yang muslim tidak kecewa dan masih bisa merayakan hari raya Idul Adha bersama, serta mampu meningkatkan rasa keimanan dan ketaqwaan mereka. (nm/bpn/tim)