Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Possi) Buleleng akhirnya dilantik, pada Rabu (13/6).

Sebanyak 22 orang anggota dikukuhkan untuk kepengurusan masa bakti tahun 2018-2022 mendatang.

Pelantikan Pengkab POSSI Buleleng dilakukan oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) POSSI Bali, Mayor Laut Bagus Parta Wijaya. Ketut Adipa pun dipercaya menahkodai Pengkab POSSI sebagai Ketua Umum selama empat tahun medatang.

Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana menjelaskan Pengkab POSSI Buleleng merupakan organisasi baru yang ke-41 di bawah naungan KONI Buleleng. Sebagai organisasi yang baru dibentuk, pengurus diminta segera untuk melakuka konsolidasi secara internal untuk menyusun program kerja kedepan.

“Bentuk dukungan kita dari sisi bujeting. Nah karena baru terbentuk, nanti mulai tahun depan akan diusulkan bantuan dana pembinaan dan bantuan penyelenggaraan kejuaraan. Sehinga dengan berbekal anggaran mereka bisa menyelenggarakan kegiatan,” ujar Artha Widnyana.

Dari sisi prestasi saat Kejurnas bulan Mei lalu, Artha Widnyana membeberkan Atlet POSSI Bali mampu bertengger di peringkat ketiga tingkat nasional. Sedangkan di tingkat Provinsi Bali, Atlet POSSI Buleleng sudah mencatat prestasi yang cukup membanggakan.

“Kami berharap agar Pengkab POSSI Buleleng melakukan pembinaan dengan maksimal, sehingga potensi meraih prestasi dalam olah raga selam di ajang Porprov 2019 mendatang meskipun masih eksebisi bisa meningkatkan prestasi” jelasnya ditemui seusai acara pelantikan.

Sementara, Ketua Umum Pengkab POSSI Buleleng Ketut Adipa menjelaskan dalam waktu singkat pihaknya akan melakukan konsolidasi internal untuk mempersiapkan Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Negara dan Kejurnas di Jawa Timur.

Namun yang paling mendesak dilakukan adalah sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan olahraga selam kepada pelajar.

“Kami rasa perlu memperkenalkan POSSI ke pelajar. Memang olahraga selam ini sudah dikenal sejak dulu dan sempat berjaya di Bali. tapi redup karena tidak dikelola dengan baik. Tapi sekarang Pengprov POSSI kembali menggeliat. Kita cari potensi dari pelajar untuk dibina,” ujarnya.

Ihwal soialisasi dengan menyasar sekolah-sekolah yang akan dilakukan Pengkab, Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa pun menyambut baik.

Menurutnya, olahraga selam bukanlah hal baru di Buleleng. Apalagi Buleleng memiliki garis pantai terpanjang di Bali sehingga penyelam mudah ditemukan dan menjadi sebuah profesi karena merupakan sport tourism.

“Saya mendorong POSSI agar segera memasukkan olahraga selam di ajang Porjar untuk dipertandingkan. Sehingga kami di Buleleng bisa mendorong ekstrakurikuler selam di masing-masing sekolah. Tapi kalau tidak dilombakan di Porjar tentu kekuatannya akan berbeda,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar...