24.8 C
Denpasar
02/08/2021, 5:53 PM
Editor's PicksPenindakan Pelaku Teroris di Papua Harus Gunakan Pidana Umum dan Pasal Makar

Penindakan Pelaku Teroris di Papua Harus Gunakan Pidana Umum dan Pasal Makar

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Penetapan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua menjadi organisasi teroris, tidak serta merta membuat potensi pelanggaran hak azasi manusia (HAM) meningkat. Sebab, pelanggaran HAM tidak tergantung dari penetapan status.

“Potensi pelanggaran hak azasi manusia itu tidak tergantung pada pemberian atau penetapan statusnya. Tapi tergantung pada karakter-karakter dan juga kultur dari aparatur keamanan dan pertahanan kita, itu yang paling penting,” kata Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema ‘Papua Adalah Indonesia’ di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/5/2021).

Oleh karena itu, meski statusnya telah ditetapkan sebagai gerakan radikal dan teroris, namun dalam operasi yang dijalankan harus tetap mengedepankan penegakan hukum. Sehingga sebagai kelompok kriminal bersenjata, akan dikejar dan ditindak sebagai pelaku tindak pidana umum KUHP.

Setelah ditangkap bisa dikenakan pasal makar.

“Makar bersenjata terhadap pemerintah, sampai juga tindak pidana umum lainnya misalnya pembunuhan, penganiayaan, perampokan pembakaran dan lain sebagainya,” ucap Arsul yang juga Wakil Ketua MPR RI.

Anggota Komisi Hukum DPR ini menambahkan, ketika KKB ditetapkan sebagai teroris, maka ada kerja besar yang harus dilakukan oleh institusi terkait.

“Tak hanya terbatas Polri dan TNI. Karena menetapkan sebagai organisasi teroris membuat pemerintah harus melakukan kerja-kerja pencegahan,” ujarnya.

Termasuk juga kontra radikalisasi dan deradikalisasi untuk masyarakat Papua. Diharapkan, KKB tidak bertambah besar.

“Sehingga, penetapan KKB sebagai teroris jangan dimaknai sebagai langkah untuk meningkatkan potensi pelanggaran HAM. Namun sebagai upaya dalam konteks mempertahankan NKRI dari upaya kelompok tertentu yang ingin memisahkan diri dari Indonesia,” tandasnya.

Pembicara lainnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik mengingatkan membuat narasi Papua selalu ada dalam masalah, sebenarnya merupakan narasi yang salah.

“Karena banyak yang sudah dicapai dalam konteks menjadikan Papua adalah Indonesia,” tegasnya.

Oleh karena itu, kalau dikatakan tidak ada hasil pembangunan di Papua termasuk dana otonomi khususnya yang cukup besar digelontorkan, perlu menggunakan parameter yang tepat.

Akmal memahami betapa rumitnya membangun tata kelola di Papua karena faktor wilayah yang luas dan masyarakatnya yang terdiri dari banyak suku-suku yang berbeda di dalamnya.

Untuk itu, ke depan Pemerintah mendorong semua harus didudukan secara proporsional. Bahwasanya adalah hal yang belum tercapai harus diakui iya, tetapi banyak juga pembangunan yang sudah dicapai di Papua.

“Banyak sekali hal yang sudah dilakukan untuk Papua sebagai bagian dari NKRI,” kata Akmal.

Penulis : Hardianto
Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Member of