rapat kerja antara Kejaksaan Agung dan Komisi III DPR- RI, Senin (19/1).
rapat kerja antara Kejaksaan Agung dan Komisi III DPR- RI, Senin (19/1).

JAKARTA, balipuspanews.com -Sikap Kejaksaan Agung yang menetapkan lima tersangka dalam kasus PT Jiwasraya membuat Jaksa Agung mendapatkan panen apresiasi dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Hal itu terungkap dalam rapat kerja antara Kejaksaan Agung dan Komisi III DPR- RI, Senin (19/1).

“Kita harus berikan apresiasi terhadap sikap cepat Jaksa Agung menetapkan dan menahan tersangka,” ungkap Taufik Basari.

Namun demikian, Taufik mengingatkan Jaksa Agung mohon agar tidak hanya fokus pada persoalan hukum namun juga fokus pada pengembalian uang nasabah. Karena itulah Taufik meminta Kejaksaan agar
menjalin komunikasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) “Agar hak nasabah dan uang negara bisa dikembalikan,” pinta Taufik.

Sementara Anggota Fraksi Demokrat, Benny K Harman memohon agar kronologis PT. Asuransi Jiwasraya dijelaskan secara mendalam secara terbuka sehingga publik bisa mendapatkan informas yang jelas.

Benny juga meminta Menteri BUMN dan Menteri Keuangan dan Otoritas Jaksa Keuangan agar juga diperiksa. “Sehingga bisa diduga juga mereka ikut dalam permainan ini,” tanya Benny.

Benny juga meminta Jaksa Agung meminta _follow the money_ dan _follow the people._ “Harus dibuka, apa betulkah Hary Prasetyo itu pernah menjadi Deputi Utama KSP,” desak Benny.

Menanggapi pernyataan Taufik Basari dan Benny K Harman, Jaksa Agung Burhanudin menegaskan pihaknya akan terus melakukan penelusuran secara terang. “Kita juga berupaya untuk berpikir tidak hanya persoalan hukumnya namun juga bisa mengembalikan kerugian negara,” jelas Burhanuddin.

Seperti diketahui Kejaksaan Agung telah menetapkan lima tersangka Perusahaan Asuransi Negara PT. Jiwasraya yakni mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, eks Direktur Utama Hendrisman Rahim, bekas pejabat Jiwasraya Syahmirwan, Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat. (Jie/BPN/tim)