Kamis, Mei 23, 2024
BerandaBulelengPenjual dan Pengguna Narkoba Diringkus Polres Buleleng, Sembunyikan Paket di Helm

Penjual dan Pengguna Narkoba Diringkus Polres Buleleng, Sembunyikan Paket di Helm

BULELENG, balipuspanews.com – Sat Resnarkoba Polres Buleleng berhasil meringkus dua orang pria beralamat di Banjar Dinas Labak, Desa Anturan dan Desa Baktiseraga Kecamatan/Kabupaten Buleleng, lantaran memiliki narkoba. Bahkan satu diantaranya ternyata kedapatan menjual diduga narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menyampaikan, awalnya pihaknya berhasil mengamankan BN,30, yang tinggal di Jalan Laksamana, Desa Baktiseraga pada Minggu 7 April 2024 sekitar pukul 19.41 WITA. BN ditangkap di Banjar Dinas Labak, Desa Anturan dengan barang bukti satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,07 gram.

Kala itu, BN hendak keluar dengan mengendarai sepeda motor Honda Lexi dengan nomor polisi DK 5315 UAX. Saat dilakukan penggeledahan badan yang disaksikan oleh pejabat desa setempat, didapati BN sedang membawa satu paket diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam helmnya.

“Kita berhasil mengamankan tersangka BN di jalan Desa Anturan, Gang Bima yang merupakan alamat tinggal BN. Saat itu BN hendak pergi dengan membawa satu paket diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam helmnya,” terang AKBP Widwan.

BACA :  Diduga karena Dupa Jatuh, Rumah Warga Tuwed Ludes Terbakar

Setelah diintrogasi narkotika itu sebut BN dibeli dari tersangka PD,41, yang tinggal di Desa Anturan, bermodalkan petunjuk yang ada. Pihak kepolisian langsung melakukan penggeledahan di rumah PD dan ditemukan satu buah kotak hitam yang didalamnya berisi satu paket plastik klip berisi butiran kristal bening diduga Narkotika jenis sabu dengan berat 0,99 gram.

“Kami juga amankan barang bukti lainnya dari tangan PD, seperti satu unit handphone samsung, dua buah pipet yang ujungnya runcing, satu buah kotak plastik berwarna hitam serta uang sejumlah Rp150,” sebut dia.

Akibat perbuatannya, BN dan PD disangka telah melanggar pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 Juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular