Pensiunan Guru SMP Ternama Ini Sebut JKN Sangat Bermanfaat

Salah satu peserta JKN, Putu Budiarta,62,
Salah satu peserta JKN, Putu Budiarta,62,

GIANYAR, balipupanews.com Putu Budiarta,62, adalah seorang pensiunan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) SMP Negeri 1 Gianyar. Ia merasakan manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pasca-operasi mata.

Berstatus PNS dari tahun 1981 membuatnya menyandang kepesertaan Askes sehingga ia otomatis menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Sejak jadi PNS saya baru kali ini memanfaatkan JKN untuk operasi mata. Kalau pakai biaya sendiri, seharusnya menghabiskan biaya yang cukup besar, tetapi saya dibantu sepenuhnya oleh JKN. Pengalaman ini menjadikan saya sangat mengapresiasi jaminan kesehatan ini.,” ujarnya, Jumat (25/11/2022).

Budiarta menceritakan sebelum operasi mata tersebut ia tidak pernah menggunakan JKN untuk berobat. Pasalnya, ia hampir jarang menderita sakit berat karena rajin menjaga pola makan dan kesehatan. Ia pun menyatakan bahwa karena itu, ia sangat bangga gajinya dipotong setiap bulan untuk iuran JKN.

“Dengan tidak menggunakannya artinya kan saya sehat, justru saya senang jika iuran saya digunakan untuk membiayai peserta JKN yang lebih membutuhkan. Nah, akhirnya sekarang kondisinya berbalik. Setelah pensiun akhirnya saya merasakan langsung menjadi yang membutuhkan jaminan ini,” ujarnya.

Budiarta mengenang kembali saat ia menjalani operasi mata pada 21 Juli 2021 dua kali operasi di Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Pertama ia operasi retina mata karena mengalami abrasi retina akibat aktivitas berlebihan diusianya yang sudah berkepala enam.

Kemudian yang kedua ia menjalani operasi evakuasi silikon yang dipasang saat operasi pertama. Ia dirawat inap total selama empat hari dengan pelayanan yang menurutnya sangat bagus.

“Berkat pelayanan yang bagus, saat ini mata saya dapat normal kembali sesuai dengan usia saya. Prosesnya sangat cermat, saat itu saya dibius total dan tidak ada keluhan apapun selama prosesnya. Saya merasa diperlakukan dengan baik, artinya Program JKN juga telah berjalan sesuai dengan yang semestinya,” katanya.

Selain Budiarta, istrinya juga merupakan peserta JKN yang aktif menggunakan berobat rutin setiap bulan karena menderita penyakit jantung. Pada Oktober 2008 istrinya terkena serangan jantung yang membuatnya tidak bisa lepas dari obat.

Untungnya saat ini kondisinya telah berangsur stabil dan kini ia terdaftar sebagai peserta rujuk balik. (adv)

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan