Kamis, Juni 20, 2024
BerandaGianyarPensiunan Pegawai Ini Syukuri Keberadaan BPJS Kesehatan yang Sangat Bermanfaat

Pensiunan Pegawai Ini Syukuri Keberadaan BPJS Kesehatan yang Sangat Bermanfaat

BANGLI, balipuspanews.com– Di usia yang telah lanjut, I Wayan Subrata,70, memiliki banyak pengalaman sebagai peserta yang menggunakan BPJS Kesehatan untuk menjalani pengobatan beberapa kali. Penyakit yang ia derita bahkan memerlukan biaya pengobatan yang cukup besar dan nyaris tidak mungkin untuk ia biayai sendiri tanpa bantuan adanya BPJS Kesehatan.

Pensiunan PNS asal Gianyar yang telah beberapa kali menjalani mutasi tempat kerja ini nampak sangat sehat dan bersemangat untuk berbagi pengalamannya kepada tim Jamkesnews.

“Syukur sekali saya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, saya merasa sangat diuntungkan sedari masih aktif jadi pegawai golongan kecil karena merasakan banyak manfaat dari BPJS Kesehatan dalam beberapa kali pengobatan, jika dihitung mungkin biaya pengobatan saya itu lebih besar dari gaji yang saya terima selama bekerja,” ungkap Subrata.

Ia memiliki penyakit sesak nafas sejak kecil, ia harus rutin mengonsumsi obat paru-paru agar sesaknya dapat terkontrol dengan baik, obat yang ia konsumsi selama ini dibiayai sepenuhnya oleh JKN. Selain itu, ia juga pernah menjalani operasi yang dijamin dengan adanya BPJS Kesehatan.

BACA :  Ketua MPR Dukung Gelaran Indonesia Harley Davidson Fest 2024 di Bali

“Saya sangat sering menggunakan dan memanfaatkan BPJS Kesehatan, selain obat rutin sesak nafas yang saya terima, saya pernah menjalani operasi hernia sebanyak dua kali. Operasi pertama Hernia berjalan dengan lancar, saya pun dapat menjalani rutinitas bekerja seperti biasa seperti sedia kala. Rutinitas aktivitas sehari-hari saya bekerja membajak sawah yang ternyata cukup berat bagi kondisi badan saya saat itu, sehingga hernia kambuh lagi dan menyebabkan perlunya dilakukan operasi kedua, dengan biaya hingga puluhan juta dan saya bersyukur semua dijamin BPJS Kesehatan,” lanjutnya.

Ia pun teringat pernah menjalani operasi lainnya, ketika itu ia menjalani operasi hidung yang disebabkan kecelakaan lalu lintas yang dialaminya. Saat itu ia merasakan sakit yang luar biasa sehingga harus segera menjalani pengobatan. Ia mengikuti prosedur yang berlaku dari pengurusan laporan kepolisan sebagai syarat kelengkapan yang diperlukan.

“Saat kecelakaan itu saya langsung ditangani di UGD dan diarahkan untuk memenuhi berkas kecelakaan lalu lintas melalui pihak kepolisian, saya penuhi semua kelengkapan yang diperlukan, akhirnya operasi segera dilakukan. Dan syukurlah semua berjalan dengan lancar dan termasuk proses penyembuhan dengan dirawat inap beberapa hari,” jelas bapak tiga anak ini.

BACA :  Pj Gubernur Turut Panen Cabai di Lahan Nganggur Milik Pemkab Buleleng

Selama beberapa kali menjalani pengobatan tersebut, Subrata mengaku layanan yang ia rasakan sudah sangat baik dan lancar, ia merasakan pengobatan dari jaman PT. Askes hingga menjadi BPJS Kesehatan saat ini memang semakin mudah apalagi di usianya saat ini memang sangat membutuhkan pelayanan yang simpel dan tidak berbelit-belit.

“BPJS Kesehatan terus melakukan perbaikan dan pengembangan. Hal ini dirasakan dalam upaya meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan, BPJS Kesehatan hadir dengan pelayanan yang semakin praktis dan mudah, terakhir saya berobat cukup dengan menunjukkan kartu saja, petugas saat itu juga menginformasikan untuk berobat, cukup dengan menunjukkan Kartu Identitas Diri (KTP/NIK) saja sudah cukup. Layanan saat ini sudah semakin sangat mudah,” lanjutnya.

Subrata yang selama ini mengaku tidak pernah dikenakan biaya sepeserpun ini menambahkan sebuah harapan terhadap BPJS Kesehatan ke depannya. Ia sangat menginginkan BPJS Kesehatan dapat diteruskan oleh pemerintah agar pensiunan seperti dirinya dan masyarakat kurang mampu dapat berobat dengan baik seperti saat ini.

“Jujur saya pribadi merasakan sendiri, ketika berobat di fasilitas kesehatan. Program nasional ini dapat terus berlangsung dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah. BPJS Kesehatan menjamin kesehatan masyarakat kepada seluruh kalangan tanpa terkecuali.

BACA :  Tari Joged Bumbung Buleleng, Tarik Perhatian Ribuan Pasang Mata di PKB 2024

Walaupun masih terdapat hal-hal yang perlu ditingkatkan seperti sarana dan prasarana. Perekonomian yang tidak stabil tentu untuk membiayai pengobatan sendiri tidaklah murah, tapi dengan adanya BPJS Kesehatan ini, semuanya menjadi mungkin dan nyata,” tutupnya. (adv)

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular