Pentingnya Edukasi Terkait Covid-19, Pasien Sembuh Jangan Sampai Didiskriminasi

Ilustrasi covid-19
Ilustrasi covid-19

BULELENG, balipuspanews.com – Kesembuhan pasien terkonfirmasi covid-19 membawa dampak baik bagi lingkungan tempat tinggalnya. Pasalnya setelah sembuh masing masing pasien bisa membagi pengalaman sekaligus edukasi terkait pencegahan dan bahayanya penyebaran covid di lingkungan disekitarnya tinggal.

Untuk itu, mereka yang sudah dinyatakan sembuh tidak akan menularkan atau menyebabkan orang yang ada disekitarnya menjadi terpapar. Bahkan kehadiran mereka tidak bisa didiskriminasi sebab sudah bisa membuktikan bahwa mereka sudah sembuh dengan surat hasil swab yang dilakukan oleh pihak dokter yang menjadi penanggung jawab pasien bersangkutan.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd mengungkapkan bahwa saat ini semua pihak harus saling meningkatkan pemahaman tentang covid-19, sebab semakin banyak yang paham dengan hal tersebut maka nantinya akan semakin kecil tindakan-tindakan diskriminasi terhadap para pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari bahaya covid-19. Akan tetapi hal itu dipandang akan memerlukan waktu sebab pemahaman terkait covid masih kurang dikalangan masyarakat. Sehingga saat ada pasien yang dinyatakan terpapar maka akan ada kekhawatiran di masyarakat.

“Kita kan harus meningkatkan pemahaman tentang covid ya, makin banyak orang yang memberi penyadaran maka makin kecil akan terjadi diskriminasi, jadi perlu waktu untuk terus saling memahami tentang covid ini,” jelasnya, Kamis (8/10/2020).

Disisi lain pihaknya menambahkan ada hal yang harus dipahami bahwa pasien yang telah dinyatakan sembuh memiliki bukti berupa hasil sebab yang diberikan atas dasar diagnosis klinis dokter yang menangani pasien tersebut. Sehingga kemungkinan pasien yang dinyatakan sembuh saat dipulangkan maka sudah ada ijin dari dokter yang menangani pasien tersebut.

“Kalau tidak sehat kan tidak mungkin bisa dikasi pulang kalau orang yang bertanya itu yang tidak paham, sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit habis di dirawat berarti sudah sehat, ya kalau ndak sehat kan ndak diijinkan pulang kan dokternya penanggung jawab,” imbuhnya.

Sementara itu disinggung terkait pengawasan sekaligus pengontrolan terhadap pasien yang sudah sembuh pihaknya mengaku nantinya akan mengikuti sesuai kebijakan yang dikeluarkan kementerian kesehatan.

“Untuk pasien yang sudah sembuh sementara ini tidak ada lagi pengontrolan, nanti akan mengikuti kemenkes kita ikuti protokol seperti apa,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan