Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda Bali Denpasar Penyakit Kesurupan Kambuh, Tiba-tiba Pria Ini Nekat Tebas Sepupu Sendiri

Penyakit Kesurupan Kambuh, Tiba-tiba Pria Ini Nekat Tebas Sepupu Sendiri

DENPASAR, balipuspanews.com – Penyakit kesurupan kambuh, Muhamad Kafi (27) nekat menebas saudaranya sendiri, Saiful Budianto (56) dengan menggunakan pedang.

Penebasan itu terjadi di jalan Laksamana XIV nomor 3 Denpasar Timur, Selasa (4/8/2020) sekitar pukul 03.30 Wita dinihari.

Saat ini, korban Saiful masih dirawat di RS Bross Denpasar dengan luka mengenaskan di bagian punggung sebelah kiri dan ketiak.

Penebasan bermula saat Muhamad Kafi mendadak penyakit kesurupannya kumat sekitar pukul 02.00 Wita. Melihat itu, kakak pelaku Sela langsung menghubungi dua saudara sepupu yang sama sama berasal dari Lombok Nusa Tenggara Barat.

Keduanya yakni korban Saiful Budianto dan Sabde (46), tinggal di Jalan Laksamana, Denpasar Timur.

“Mereka ini masih ada hubungan persaudaraan (sepupu), dengan kakak pelaku,” timpal sumber Kepolisian, Selasa (4/8)

Maksud pemanggilan itu, Sela meminta untuk segera datang karena Kafi dalam kondisi kesurupan. Setelah keduanya tiba di rumah Sela, Muhamad Kafi sudah mulai tenang. Bahkan mereka sempat mengobrol bersama. Lantaran sudah larut malam, keduanya pamitan pulang, sekitar 03.30.

Namun, mendengar keduanya pamit pulang, Kafi tersinggung. Ia bahkan melarang keduanya pulang. Merasa permintaanya tidak ditanggapi, pelaku Kafi masuk ke rumah mengambil pedang samurai. Tiba-tiba saja, Kafi mengancam dengan pedang yang dipegangnya.

Tanpa disangka, Kafi menebas punggung korban sebanyak 2 kali. Tebasan kembali dilakukan tersangka dibawah ketiak korban. Dua saksi, Sabde dan Sela berusaha melerai.

Selanjutnya korban yang sudah bersimbah darah langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Pelaku menebas korban sebanyak 2 kali di bagian bawah ketiak sebelah kiri dan punggung sebelah kiri,” kata sumber lagi.

Menerima laporan penebasan, anggota Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur ke TKP. Pelaku Kafi pun diamankan. Namun, saat diinterogasi Kafi bak orang linglung. Bicaranya ngawur alias tidak nyambung.

Mirisnya, dalam kasus itu korban juga tidak mau melapor karena masih ada hubungan saudara. Terlebih, apa yang dilakukan pelaku dalam keadaan tidak sadar.

“Korban tidak mau membuat laporan dikarenakan masih ada hubungan keluarga,” ungkap sumber.

Sementara itu, Kapolsek Dentim Kompol I Nyoman Karang Adiputra membenarkan pihak korban tidak melaporkan kasus tersebut. Selain itu pihaknya sudah mengamankan pedang pelaku yang digunakan untuk menebas korban.

“Korban tidak mau proses hukum karena pelaku alami gangguan jiwa dan masih ada kaitan saudara. Kami sudah anjurkan agar Kafi dirawat dengan baik agar cepat sembuh,” ungkapnya ke wartawan, Selasa (4/8/2020).

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Copyright | About Us
Member of