Senin, Februari 26, 2024
BerandaBulelengPenyebab Kematian Korban di Pantai Penimbangan Masih Teka-Teki

Penyebab Kematian Korban di Pantai Penimbangan Masih Teka-Teki

Singaraja, balipuspanews.com — Publik menantikan hasil penyelidkan yang dilakukan pihak kepolisian terkait penyebab tewasnya Gede Ari Artawan  (18) merupakan putra pertama pasangan suami istri Ketut Mariada dan Luh Rediani warga Desa Tegallingah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban Gede Ari ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam mobil Ayla bernopol DK 1092 di Pantai Penimbangan, Singaraja, pada Kamis (7/6) lalu.

Saat ditemukan, jasad korban sudah mengeluarkan bau busuk. Selain itu, Polisi juga menemukan bercak darah, serta ditemukan serbuk putih dan dua buah batu di dalam mobil tersebut.

Hampir dua minggu berlalu, proses otopsi yang dilakukan terhadap jasad korban Gede Ari konon sudah selesai.

Baca Juga: Guide asal Banyuwangi Tewas Tenggelam di Perairan Pulau Menjangan

Kapolres Buleleng AKBP Suratno saat dikonfirmasi membenarkan, jika hasil otopsi sudah selesai. Meski begitu, pihaknya masih menunggu proses lebih lanjut sampai hasil autopsi berada ditangan pihak kepolisian.

Sambil menunggu penyerahan hasil otopsi, polisi juga tengah mendalami temuan serbuk putih yang di dalam mobil tersebut. Untuk dugaan sementara, serbuk putih yang ditemukan itu diduga jenis portasium cianida. Namun, untuk kepastiannya, polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi melalui hasil uji laboratorium untuk memastikannya.

BACA :  KUA akan Jadi Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Ini Masukan dari PHDI

“Kalau otopsinya memang sudah selesai, tapi secara formal kami belum terima hasilnya,” kata AKBP Suratno.

Berita Terkait: 
Temuan Bungkusan Serbuk Putih di TKP, Polisi Tunggu Hasil Labfor

Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Kematian Gede Ari

Terungkap! Jasad Mr X di Pantai Penimbangan Bernama Gede Ari

 

Dengan begitu, sebut AKBP Suratno, pihaknya belum bisa memberikan pernyataan resmi. Bahkan, ia pun mengelak saat disebut kasus tersebut merupakan peristiwa terkait dugaan pembunuhan.

“Belum, kita belum membuat kesimpulan, apa yang menjadi penyebab korban meninggal,” imbuhnya.

Untuk membuat kesimpulan terkait penyebab kematian korban, AKBP Suratno mengaku, masih menunggu hasil otopsi ditangannya sembari mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi.

“Tunggulah dulu hasil otopsinya dalam beberapa hari ini. Ya, sementara ini, perkembangannya segitu dulu,” tandasnya.

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular