Wayan Buda Parwata, Anggota Fraksi Hanura DPRD KLungkung yang juga Sekretaris Partai Hanura Klungkung,
Wayan Buda Parwata, Anggota Fraksi Hanura DPRD KLungkung yang juga Sekretaris Partai Hanura Klungkung

SEMARAPURA,balipuspanews.com- DPRD Kabupaten Klungkung mengusulkan kepada legislatif agar mempergunakan gedung SKB Banjarangkan sebagai tempat karantina pekerja luar negeri.

“Saran  saya dan masukan juga kepada Pemerintah khusus di Kabupaten Klungkung pekerja kapal pesiar sudah banyak kembali ke rumahnya masing ini, sehingga perlu dipikirkan dengan mengantisipasi pihak keluarganya  tidak sampai tertular. Untuk jalan keluarnya  bisa dipakai gedung SKB  yang  letaknya di Banjarangkan bisa digunakan tempat karantina sementara kepada pekerja pesiar yang baru datang selama 14 hari  masa karantina,” kata Wayan Buda Parwata, Anggota Fraksi Hanura DPRD KLungkung yang juga Sekretaris Partai Hanura Klungkung, Minggu (29/3/2020).

Pada saat karantina ini, jelas Buda natinya bisa  dengan melibatkan Satpol PP ,Polri dan TNI untuk melakukan penjagaan kepada mereka.

Lebih jauh, menurut politisi yang juga  mantan wartawan ini dirinya mengkritik penanganan kasus wabah Covid 9 tidak sama dengan penderita HIV/AIDS yang mesti dirahasiakan.

Karena menurutnya kasus Covid19 ini sangat  beda siapa saja bisa tertular ketika mereka berhubungan dengan pasien yang sudah dipastikan status PDP, sehingga pihaknya harus menginformasikan agar  warga lainnya yang sempat bertemu atau berhubungan dengan pasien  PDP segera bisa  melakukan cek kesehatan dan bisa dilakukan pengawasan.

Ditambahkannya saran mereka ini  disampaikan demi untuk kebaikan kita semua dan keluarga bagi mereka yang memiliki putra putrinya baru datang  tiba dari luar Negeri, yang  mereka bekerja baik di darat maupun bekerja di kapal pesiar,sebutnya .

Namun ketika hal tersebut disampaikan kepada Ketua Satgas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Klungkung Putu Gde Winastra menyatakan akan dikaji hal tersebut.

“ Akan dikaji dulu dari berbagai aspek,sesuai pedoman umum bagi Daerah,”ujarnya singkat . Dirinya juga mensare  Panduan dari Kemendagri terkait pedoman umum menghadapi Pandemi Covid 19 bagi pemerintah Daerah.

Sementara itu menyikapi kondisi penyebaran Covid 19 belakangan ini Camat Klungkung Komang Wisnu Adi meminta kepada Perbekel maupun lurah memantau terhadap perkembangan warga masing masing desa atau kelurahan dimana agar posko desa dan kelurahan, rutin mengkomunikasikan dengan kecamatan.

“ Saya juga sudah minta  Perbekel dan Lurah  dan Bendesa agar membantu untuk mengambil langkah langkah untuk rutin melaksanakan penyemprotan disinfektan dan menghimbau warganya untuk lebih banyak waktu di rumah, menghindari kerumunan. Serta meminta OTG dan ODP bisa merawat diri di rumah secara mandiri, biar tidak keluar rumah serta lebih mengaktifkan posko yang ada di desa maupun kelurahan,”ujar Komang Wisnu Adi. (RON/BPN/tim)