Selasa, Juli 16, 2024
BerandaJembranaPenyelundupan 3 Ons Sabu ke Rutan Kelas II B Negara Digagalkan

Penyelundupan 3 Ons Sabu ke Rutan Kelas II B Negara Digagalkan

JEMBRANA, balipuspanews.com– Peredaran Narkoba tampaknya terjadi di Rumah Tahanan kelas ll B Negara (Rutan Negara). Terbukti terjadi penyeludupan Narkoba dengan jumlah cukup besar kedalam Rutan Negara.

Seperti yang dilakukan tiga orang komplotan kurir sabu pada Jumat (22/3/2024). Sekitar pukul 16.15 Wita datang dua orang yakni IMW, 54, alias Kaning asal Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo dan IKAD,27,alias Gung Roger, asal Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo dengan
mobil Toyota Avanza warna putih DK 1899 WR.

Mobil tersebut kemudian berhenti di depan Rutan Negara di Jalan Wijaya Kusuma No 23, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara. Lalu mobil itu didekati oleh ISW,39, asal Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

IWS lalu diberikan bingkisan yang dililit lakban warna hitam. Oleh IWS bingkisan dibungkus dengan baju warna putih ditumpuk baju kaos berwarna hijau selanjutnya dimasukan ke dalam tas kain berwarna biru, sehingga seperti bungkusan cucian dengan harapan dapat mengelabui petugas taga Rutan.

Namun saat dibawa masuk ke dalam Rutan. Namun petugas jaga Rutan, curiga dan menahan bungkusan yang dibawa IWS itu lalu dikoordinasikan dengan Kasat Resnarkoba Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana.

Menindaklanjuti laporan petugas haga Rutan Kelas II Negara bersama anggotanya lalu melakukan kordinasi dengan Kepala Rutan, Lilik Subagiyono, kemudian bingkisan mencurigakan itu dibuka bersama-sama dan didalam bingkisan ditemukan 3 bungkus plastik yang berisi kristal bening yang diduga narkoba jenis sabu-sabu.

BACA :  Diikuti 125 Peserta, Sekda Adi Arnawa Buka Turnamen Ceki Pura Pangrurah Sakti Cemagi

“Dari interogasi terhadap ISW dia mengakui bahwa akan memasukan bingkisan tersebut kedalam Rutan,” ujar Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, didampingi Kepala Rutan, Lilik Subagiyono, Senin (25/3/2024).

lSW mengaku atas suruhan seseorang yang bernama R dan masuk dalam pengembangan. Berbekal dari hasil interogasi kemudian Opsnal Satresnarkoba melakukan penyisiran CCTV disepanjang Jalan Wijaya Kesuma, dan dari hasil CCTV diperoleh informasi terkait dua orang laki-laki yang memberikan paket tersebut kepada ISW, salah satunya teridentifikasi IMW yang kemudian ditangkap di Banjar Baler Pasar, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo.

ISW mengakui telah menghantarkan Narkotika jenis sabu ke depan Rutan Kelas II Negara bersama IKAD.

“Setelah dipancing IKAD berhasil ditangkap. Keduanya mengaku mengambil narkoba tersebut di daerah Renon-Denpasar dengan upah Rp3 juta namun baru diberikan Rp 1,2 juta via transfer oleh seseorang bernama R. Serta mengakui telah dua kali melakukan perbuatan tersebut,”jelasnya.

Tiga bungkus plastik klip yang ditemukan itu masing-masing berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 304,39 gram bruto atau 300,01 gram netto (3 ons). Rinciannya satu bungkus plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 101,35 gram bruto atau 99,89 gram netto kode A1, satu
M bungkus plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 101,28 gram bruto atau 99,82 gram netto kode A2 dan satu bungkus plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 101,76 gram bruto atau 100,03 gram netto kode A3.

BACA :  Final Copa America: Argentina Kalahkan Kolombia 1-0, Juara Back to Back

“Ketiga pelaku dipersangkakan Pasal 132 ayat 1 yo 114 ayat 2 atau 115 ayat 2 atau 112 ayat 2 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara,” terangnya.

Selain itu anggota Sat Resnarkoba juga menangkap tiga pelaku Narkoba. Pelaku IKG,33,alias Ucil asal Desa Warnasari, Kecamatan Melaya di area parkir hotel di Banjar Rening, Desa Baluk, Kecamatan Negara dengan barang bukti plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0,26 gram bruto atau 0,11 gram netto.

IKG mengaku bahwa dia bertugas mengantarkan narkotika jenis sabu-sabu atas perintah inisial Ogik (masih dikembangkan) yang diakui sebagai bosnya dengan upah Rp 50 ribu untuk setiap kali antar dan telah bekerja dengan Ogik sudah sekitar empat bulan, dan juga mengakui menjual narkotika jenis sabu kepada para langganannya.

Selanjutnya dilakuan pengembangan ke kontrakan rumah Ogik di Jalan Kunti, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara dan dilaksanakan penggeledahan namun tidak ditemukan orang yang bernama Ogik dan juga tidak ditemukan barang-barang yang berhubungan dengan narkotika.

BACA :  Diusulkan DPD PDIP Bali, Paket Satria - Surya Tinggal Menunggu Rekomendasi DPP Sebagai Calon Bupati - Cawabup Klungkung

“Dari penggeledahan dikamar IKG ditemukan barang bukti tabung pipa yang didalamnya berisi 2 tutup bong dan 7 bendel plastik klip. IKG dipersangkakan pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 12 Tahun Penjara,”jelasnya.

Kemudian dua pelaku yang ditangkap di depan warung di jalan Singasari, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana yakni IKS,42, alias Blotok beralamat di Kel/Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana dan PA, 41, alias Kuncir beralamat di Kel/Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana dengan barang bukti sebuah plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 1,32 gram bruto atau 1,13 gram netto.

“Sabu-sabu yang dimiliki atau dikuasai akan digunakan bersama-sama oleh kedua pelaku,”ujarnya.

Mereka dijerat Pasal 132 ayat 1 yo 112 ayat 1 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 12 tahun penjara.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular