Jumat, Juli 26, 2024
BerandaDenpasarPenyidik Segera Limpahkan Berkas Pembunuhan Cewek Michat ke Jaksa

Penyidik Segera Limpahkan Berkas Pembunuhan Cewek Michat ke Jaksa

DENPASAR, balipuspanews.com – Kasus yang menjerat tersangka Raden AP,26, pelaku pembunuhan terhadap cewek michat, AS,26, di salah satu kos elit di Panjer, Denpasar Selatan, segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

“Kemungkinan dalam minggu ini sudah dilaksanakan pelimpahan ke kejaksaan,” terang Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, pada Kamis (9/2/2023).

Sebelumnya kata AKP Sukadi, penyidik Polsek Denpasar Selatan telah meminta perpanjangan penahanan tersangka kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar. Terhitung mulai 23 Januari 2023 sampai dengan 3 Maret 2023.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam (otopsi) yang dilakukan dr. Ida Bagus Putu Alit Sp. F.M., Subsp,FK (K) DFM. Dimana, pada tubuh korban ini ditemukan luka-luka lecet tekan dan resapan darah serta patah tulang lidah akibat kekerasan tumpul.

Sementara dari gambaran luka lecet tekan yang melingkar pada leher secara penuh dan mendasar sesuai dengan luka jerat pada penjeratan, terdapat kulit normal di antara luka jerat menunjukan jeratan lebih dari sekali.

Di samping itu, pada otopsi ditemukan mati lemas berupa bintik pendarahan pada paru-paru, jantung dan selaput lendir serta pendarahan dibawah tulang karang.

BACA :  Efektif Kurangi Volume Sampah, Mesin Pengolahan Sampah Menjadi RDF di TPA Peh Segera Ditingkatkan 

AS diperkirakan meninggal dunia kurang dari delapan jam sebelum tanggal 31 Desember 2022 pukul 22.34 WITA. Hal ini ditandai ditemukannya lambung kosong menandakan kematian korban sebelum waktu kebiasaan makan malam.

“Berdasarkan hasil otopsi sebab kematian korban adalah penjeratan mengakibatkan mati lemas,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Raden AP membunuh AS di kamar kosnya di Panjer, Denpasar Selatan. Tersangka Raden membunuh korban dengan cara menjerat lehernya dengan kabel roll usai berhubungan badan di kamar kos.

Tersangka Raden awalnya tidak berniat membunuh hanya melumpuhkan untuk menguasai harta bendanya. Setelah diringkus, Polisi melumpuhkan betis keduanya karena melawan dan kabur.

Penulis: Kontributor Denpasar 

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular