Kamis, Juni 20, 2024
BerandaKarangasemPer 1 Juli 2023, Wisatawan dan Pamedek Naik Buggy Car Dikawasan Pura...

Per 1 Juli 2023, Wisatawan dan Pamedek Naik Buggy Car Dikawasan Pura Besakih Kena Tarif

KARANGASEM, balipuspanews.com – Tiket wisatawan yang berkunjung ke Pura Agung Besakih, Karangasem, Bali per 1 Juli 2023 ini tak lagi include dengan penyewaan fasilitas buggy car seperti sebelumnya.

Badan Pengelola Fasilitas Penataan Kawasan Suci Pura Agung Besakih kini memberlakukan kebijakan baru, dimana wisatawan akan dikenakan karcis untuk penyewaan kendaraan buggy diluar tiket masuk yang telah dibeli.

Kebijakan tersebut informasinya mulai diterapkan per 1 Juli 2023 lalu, sesuai dengan ketentuan Peraturan Gubernur Nomor Bali Nomor 5 Tahun 2023 tentang Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih dan melaksanakan teknis operasional.

Dengan adanya kebijakan baru ini, untuk harga tiket masuk bagi WNA sebesar Rp 60 ribu sedangkan Rp 30 ribu untuk wisatwan domestik. Harga tiket tersebut sudah include dengan jasa sarung dan guide lokal. Sementara untuk layanan buggy car wisatawan dikenakan karcis Rp 30 ribu untuk WNA dan Rp 20 ribu untuk domestik untuk sekali antar.

Humas Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Putu Asnawa saat dikonfirmasi, Rabu (5/7/2023) membenarkan adanya kebijakan badan pengelola tersebut.

BACA :  Bupati Sanjaya Hadiri Peluncuran Tahapan, Jingle dan Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Tahun 2024

“Ya benar, sudah mulai dilaksanakan,” ujarnya.

Sebelum adanya kebijakan ini, Sekretaris Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, I Wayan Mastra mengatakan bahwa tiket masuk wisatawan ke Pura Besakih sudah include dengan biaya penyewaan fasilitas kendaraan buggy alias wisatawan tidak lagi dikenakan biaya tambahan untuk naik kendaraan tersebut.

Sedangkan, untuk pemedek jika ingin naik buggy dikenakan tarif sebesar Rp 20 ribu per orang untuk sekali antar. Tarif ini juga berlaku untuk anak usia diatas 5 tahun. Namun, bagi pemedek yang berkebutuhan khusus seperti balita, ibu hamil, lansia, disabilitas dan pemedek yang sakit tidak dikenakan biaya alias gratis.

Penulis: Gede Suartawan

Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular