Peran Penghijauan Hutan Bakau Dalam Pengurangan Efek Emisi Karbon

Ilustrasi pohon mangrove. Sumber foto: Referensimaluku.id
Ilustrasi pohon mangrove. Sumber foto: Referensimaluku.id

balipuspanews.com– Mata uang kripto di masa sekarang ini sedang populer di kalangan generasi milenial dan pelaku bisnis di Indonesia. Perkembangan teknologi yang terjadi membuat mata uang kripto menciptakan inovasi terbaru yakni token kripto.

Sayangnya, keberadaan kripto ini berdampak terhadap lingkungan sekitar dimana arahnya merusak alam karena menjadi salah satu penyebab terjadinya global warming. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan melakukan penghijauan atau penanaman kembali tanaman bakau di area pantai.

Hutan mangrove adalah salah satu jenis hutan yang juga memberikan manfaat penting bagi lingkungan khususnya di area pantai. Banyak sekali manfaat yang diberikan oleh tanaman bakau terhadap lingkungan di sekitarnya. Tentu saja manfaat tersebut membantu dalam menanggulangi terjadinya global warming atau kerusakan lingkungan dari adanya penggunaan kripto.

Bagi masyarakat yang masih belum mengenal kripto tentu akan sedikit kebingungan mencari tahu apa hubungannya menjaga lingkungan dengan mata uang digital tersebut. Kripto pada prakteknya bisa merusak lingkungan karena membutuhkan daya listrik yang sangatlah besar. Jaringan Bitcoin membutuhkan tenaga listrik berlebih sehingga secara tidak langsung merusak alam dan lingkungan.

Baca Juga :  Ratusan Ikan Mas Koki Ditampilkan Saat Kontes Bemas Koki Tahun 2022

Dampak yang bisa diakibatkan dari penggunaan jaringan Bitcoin setiap hari adalah global warming. Jika hal tersebut tidak diperhatikan dan diatasi sesegera mungkin maka lingkungan akan rusak parah dan memicu banyak bencana.

Selain dengan adanya token ramah lingkungan, melakukan penghijauan atau penanaman kembali tanaman bakau di area pantai bisa menjadi salah satu upaya untuk mengatasi efek kripto.

Fungsi Hutan Mangrove

1. Memproduksi Oksigen
Sama halnya dengan tanaman lain, tanaman bakau juga menjadi penghasil oksigen untuk lingkungan. Ini adalah kebutuhan utama semua makhluk hidup membuat hutan mangrove cukup penting dan harus terus dilestarikan.

2. Menetralisir Racun
Racun bisa tersebar di udara yang biasa dikenal dengan polusi. Hutan mangrove bisa membantu dalam mengatasi hal tersebut karena sudah menjadi tugas tanaman bakau untuk menyerap karbondioksida lalu mengolahnya sedemikian rupa dan mengeluarkannya menjadi oksigen. Hal ini tentu memberikan pengaruh besar dalam menekan global warming.

Baca Juga :  Komjen Golose Tugaskan Brigjen Raden Nurhadi jadi Kepala BNNP Bali

3. Sebagai Bahan Bakar
Hutan mangrove juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar khususnya untuk dipakai sebagai kayu bakar. Ini bisa mengurangi dan menghindari global warming juga karena kayu bakar dari tanaman bakau bisa menyalakan api yang besar tanpa banyak asap.

4. Menjernihkan Lumpur
Tanaman bakau memiliki kemampuan untuk mengendapkan lumpur. Tak heran jika hutan mangrove sangat dibutuhkan di pesisir untuk menjaga air bisa tetap bersih dan lebih jernih. Jika tidak ada tanaman bakau tentu ekosistem laut akan terancam saat curah hujan tinggi dan terjadi banjir yang membawa banyak lumpur.

5. Untuk Penelitian dan Wisata
Keindahan hutan mangrove sangat unik, jadi selain untuk melindungi lingkungan sekitar bisa juga dijadikan sebagai tempat untuk refreshing atau berwisata. Selain itu, tanaman bakau yang banyak sekali manfaatnya bisa juga diteliti lebih dalam lagi oleh para peneliti agar bisa mengenal dan mengetahui kandungan dalam tanaman bakau tersebut.

Baca Juga :  Update Gempa Cianjur: 3 Jenazah Ditemukan, Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi 321 Orang

Semua fungsi dan manfaat dari hutan mangrove tersebut bisa mengatasi dampak negatif jaringan Bitcoin atau penggunaan kripto di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pertama di Indonesia ada token ramah lingkungan yang memiliki tujuan meningkatkan penghijauan di Indonesia. Caranya adalah dengan melalui penanaman hutan mangrove yang terbuka untuk pada tanggal 20 April pukul 15.00 WITA, yang bertempat di Benoa Bali. Mari jaga lingkungan sejak dini dengan melestarikan hutan mangrove di tengah ramainya penggunaan kripto.

Sumber:
https://katadata.co.id/sitinuraeni/berita/6172a66ec77ea/fungsi-dan-manfaat-hutan-mangrove-bagi-lingkungan

https://kemenparekraf.go.id/rumah-difabel/5-Wisata-Hutan-Mangrove-di-Indonesia”