Perayaan Galungan dan Kuningan, Edukasi Prokes Dilakukan Desa Adat Buleleng

Seorang pecalang saat sedang mengecek suhu tubuh salah seorang Krama yang akan masuk ke areal pura
Seorang pecalang saat sedang mengecek suhu tubuh salah seorang Krama yang akan masuk ke areal pura

BULELENG, balipuspanews.com – Memasuki waktu perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan Satuan Tugas (Satgas) Desa Adat Buleleng telah bersiap siaga dalam melakukan edukasi penerapan protokol kesehatan (prokes) kepada krama adat yang akan melakukan selama berlangsungnya persembahyangan.

Klian Desa Adat Buleleng Nyoman Sutrisna mengatakan melihat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 yang saat ini sedang dijalankan di Kabupaten Buleleng memiliki kelonggaran dibandingkan pada level sebelumnya. Maka pihaknya tetap memanfaatkan untuk mengawasi sekaligus mengedukasi masyarakat dengan memanfaatkan Satgas Gotong royong berbasis desa adat.

“Kami kemarin sudah melakukan rapat internal baik untuk menghadapi Hari Raya Galungan maupun Kuningan,” jelasnya saat ditemui pada Senin (8/11/2021) pagi.

Bahkan Satgas itu telah dibentuk di 14 wewidangan yang ada di Desa Adat Buleleng dengan Klian Banjar Adat pada 14 wewidangan tersebut bertindak sebagai koordinatornya. Nantinya koordinator ini diarahkan untuk memberikan edukasi yang baik dan benar terkait penerapan protokol kesehatan di masing-masing wewidangannya, termasuk juga bersinergi dengan para pecalang.

“Pengawasan dilakukan dengan pendekatan yang edukatif dan humanis, jika ada masyarakat yang kelupaan membawa masker maka akan diberikan edukasi dan masker gratis,” imbuhnya.

Kemudian sasaran yang menjadi titik pengawasan yakni pada pada pusat kerumunan di masing-masing banjar adat dan pasar-pasar rakyat yang berada di wilayah Desa Adat Buleleng.

Bahkan nantinya nama yang sebelumnya masih melanggar akan dicatat sehingga dapat dipantau apakah yang bersangkutan berhasil menerapkan edukasi yang telah diberikan dengan baik atau tidak.

“Kami juga bersinergi dengan unsur TNI dan Kepolisian pada 10 kelurahan yang masuk di wewidangan Desa Adat Buleleng,” ujarnya.

Disisi lain, perkembangan kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih melandai hingga hari ini, Selasa (9/11/2021), dari catatan Satgas Covid-19 Kabupaten bahwa tidak ada penambahan kasus konfirmasi dan pasien terkonfirmasi yang sembuh.

“Kasus Covid-19 masih melandai dan tidak ada data kasus baru, tapi tetap masyarakat jangan lengah. Terlebih besok (Rabu) adalah Hari Suci Galungan, semoga tidak menimbulkan klaster baru,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version