Perempuan Asal Slovakia Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan

TKP Pembunuhan
TKP Pembunuhan

SANUR, balipuspanews.com – Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kota Denpasar. Kali ini turis asal Slovakia berinisial AS,29, ditemukan meregang nyawa di rumah kontrakannya Jalan Pengiasan III Sanur, Denpasar Selatan (Densel) Rabu (20/01/2021), sekitar pukul 09.00 WITA.

Diduga AS menjadi korban pembunuhan karena terdapat luka pada lehernya.

Jasad korban kali pertama ditemukan oleh saksi AN,33. Saksi datang ke rumah kontrakan korban untuk mengetahui kondisi korban. Karena sebelumnya saat dihubungi korban tidak mengangkat telpon.

Setelah tiba di rumah kontrakan korban, saksi sempat memanggil namun tidak ada respon dari dalam rumah. Saksi pun masuk, pintu gerbang ditutup namun tidak terkunci.

“Saksi masuk dan melintas di depan dapur. Ia melihat korban terlentang di lantai dengan posisi kepala korban arah ke bagian Utara,” terang sumber, Rabu (20/01/2021).

Penemuan jasad korban langsung dilaporkan ke warga setempat. Polisi kemudian datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Setelah pengecekan berlangsung jasad turis malang itu langsung dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar.

Sementara itu saksi menuturkan, sejak 3 minggu lalu korban putus dengan pacarnya. Sehingga korban memilih tinggal sendiri di TKP.

Diakui saksi, korban sempat datang ke rumahnya di Jalan Gumitir dengan maksud jalan-jalan di Pantai Biang. Saat itulah korban bercerita sudah pernah pacaran dengan seseorang laki-laki asal Raja Ampat, Papua.

Selama 3 tahun pacaran, mereka putus 3 minggu lalu karena tidak ada kecocokan.

“Pacarnya suka minum alkohol sehingga korban berniat putus,” ujar saksi dalam keterangannya ke Polisi.

Namun pacar korban terkesan tidak mau putus. Ia tetap menghubungi korban untuk balikan lagi, tapi korban tetap menolak.

“Mantan pacarnya mau kembali ke Raja Ampat dan tidak akan lagi mengganggu korban namun dengan syarat korban harus membayar mantan pacarnya sebesar Rp. 50 juta. Korban tidak menyanggupi dengan alasan korban tidak mempunyai uang,” ungkapnya.

Bahkan, kata saksi mantan pacar korban sempat mengancam saksi, pada Rabu (13/01/2021) pukul 21.00 WITA melalui masenger Facebook dengan ancaman akan membunuh korban.

“Korban diancam akan dibunuh oleh mantan pacarnya,” jelasnya lagi.

Sementara pasca kasus tersebut dikabarkan mantan pacar korban sudah ditangkap di Jimbaran oleh petugas Polsek Densel. Namun belum diketahui pasti apakah mantan pacar korban terlibat dalam kasus pembunuhan.

Menanggapi kejadian tersebut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan belum berani berkomentar banyak. Kepada wartawan, Rabu (20/01/2021), ia mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

“Masih kita dalami lagi, perlu dilakukan pengumpulan bukti-bukti dulu,” tegasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan