BANGLI, balipuspanews.com – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memimpin langsung upacara peringatan gugurnya Kapten TNI A.A Gede Anom Mudita di Taman Makam Pahlawan Desa Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli, Jumat (19/11/2021).
Turut hadir dalam upacara tersebut, Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles, Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Danramil 1626-01 Bangli Kapten Chb I Nengah Sulendra, Sekda Bangli IB Gde Giri Putra, Waka Polres Bangli Kompol I Wayan Suka, beserta sejumlah undangan lainnya yang keseluruhannya berjumlah kurang lebih dari 100 peserta.
Upacara peringatan gugurnya Kapten TNI A.A Gede Anom Mudita diawali dengan pembacaan riwayat hidup Kapten TNI A.A. Gede Anom Mudita, yang dilahirkan di Kabupaten Bangli dengan 6 bersaudara, riwayat pendidikan, hingga riwayat perjuangan sampai dengan gugurnya Kapten TNI A.A. Gede Anom Mudita.
Selanjutnya, dilanjutkan dengan pembacaan amanat Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta yang intinya menyampaikan bahwa, peringatan gugurnya Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita dapat dijadikan sebagai cerminan atau refleksi tentang pengorbanan, keteguhan untuk mencapai harapan dalam sejahtera sebagai perjuangan cita-cita bangsa yang termuat dalam sila kelima Pancasila yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Selain itu, kata Bupati asal Susut ini, peringatan hari gugurnya Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita juga dapat dijadikan sebagai momentum dalam rangka menumbuh kembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan, dan kesetiakawanan sosial.
“Nilai kepahlawanan sejatinya tidak akan pernah usang atau lekang dimakan jaman karena pada setiap waktu dapat dijadikan pedoman dan direvitalisasi dari generasi ke generasi sesuai perkembangan jaman. Untuk itu penyelenggaraan memperingati gugurnya kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita sangat penting, karena dapat dijadikan sebagai barometer tentang seberapa kuat keyakinan kita terhadap nilai-nilai kejuangan. Disamping itu, juga sebagai salah satu jasa penghargaan atas pengorbanan para pejuang mewujudkan kemerdekaan,” sebutnya.
Bupati kader PDIP ini juga berharap, melalui upacara peringatan pahlawan ini, diharapkan lebih membangkitkan semangat kebangsaan, nilai kecintaan terhadap tanah air, menumbuh kembangkan nilai kepahlawanan serta bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Untuk itu marilah momentum ini kita jadikan satu langkah baru menuju Bangli Era Baru serta membangun keyakinan dan optimisme kita untuk dijadikan landasan karakter bagi bangsa Indonesia agar menjadi negara maju dan bermartabat. Semoga Tuhan senantiasa memberikan petunjuk dan melindungi kita semua,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengatakan, upacara tersebut dilakukan tiada lain untuk mengenang pahlawan Kapten TNI Anak Agung Anom Mudita.
Pihaknya berharap, melalui momentum ini semua pihak dapat meningkatkan rasa nasionalisme demi membangun bangsa dan negara kearah yang lebih baik lagi.
“Melalui peringatan ini mari kita bersama-sama tingkatkan rasa nasionalisme untuk mebangun bangsa khususnya Kabupaten Bangli kedepannya,” ujar Kapolres.
Diakhir upacara, ditandai dengan tabur bunga yang dilaksanakan peserta upacara di Tugu Makan Pahlawan Desa Penglipuran. Selain itu, dalam upacara peringatan Hari Pahlawan kali ini turut dirangkai dengan penyerahan 25 paket sembako dari Bupati Bangli kepada para veteran yang ada di Kabupaten Bangli.
Adapun isi paket sembako yang disalurkan berupa beras 10 kilogram, susu 1 kotak, gula 2 kilogram, minyak 2 kilogram, dan mie instan 3 bungkus.
Penulis : Komang Rizki
Editor : Oka Suryawan



