Peringati Bulan Bung Karno, Bupati Sanjaya Lepas Tukik di Pantai Yeh Gangga

Bupati Komang Gede Sanjaya memimpin pelepasan tukik di Pantai Yeh Gangga
Bupati Komang Gede Sanjaya memimpin pelepasan tukik di Pantai Yeh Gangga

TABANAN, balipuspanews.com – Peringatan Bulan Bung Karno dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Tabanan, Bali diisi dengan berbagai aksi sosial. Salah satunya gerakan serentak membersihkan sampah di Pantai Yeh Gangga, Selasa (6/6/2023).

Aksi yang dipimpin langsung Bupati Tabanan Dr. Komang Gede Sanjaya dikuti unsur ASN dan Non ASN, TNI, Polri, Instansi Vertikal, BUMD, bahkan perangkat desa, para komunitas, yayasan serta forum peduli lingkungan, beserta masyarakat yang sangat antusias mengikuti kegiatan bersih-bersih tersebut.

Selain membersihkan areal pantai, juga dilakukan pelepasan tukik, penanaman pohon penghijauan, lomba mancing, pelayanan kesehatan gratis, hingga penyerahan Bantuan.

“Pagi hari ini, astungkara kita tumpah ruah menyelenggarakan kegiatan di Pantai Yeh Gangga karena ada hubungannya dengan laut kita, kemaritiman kita. Jadi, pada kesempatan ini saya apresiasi panitia karena dari pagi telah melaksanakan lomba mancing, bersih-bersih, ada pelepasan tukik, ada penghijauan, pemberian sembako, pemberian kursi roda pada disabilitas yang kita kolaborasikan dengan beberapa unsur terkait,” ujar Sanjaya.

Dengan mengambil tema “Mahajnana Segara Kerthi” yaitu Pemuliaan Laut yang merupakan pendalaman ajaran Bung Karno, lanjutan dari peringatan tahun sebelumnya “Adicita Danu Kerthi”, dimana konsep harmoni ini sarat dan kaya akan pesan-pesan moral tentang ajegnya konsepsi nyegara gunung.

Baca Juga :  Teringat Masa Lalu, Pria asal Sibetan Ngamuk di Rumah Kakak Kandungnya

Dalam perayaan kali ini, Sanjaya berharap pantai ataupun kemaritiman di Kabupaten Tabanan bersih dan berdaulat bagi masyarakat, khususnya bagi para nelayan di Tabanan.

Untuk itu, Orang nomor satu di Tabanan juga menghimbau kepada seluruh hadirin dan juga masyarakat agar selalu bersyukur karena diberikan alam yang luar biasa, khususnya pantai yang membentang dari Tanah Lot hingga Selabih sepanjang kurang lebih 40 Km.

Selain itu, ditegaskannya jangan pernah lupa dengan sejarah serta rasa terimakasih juga patut dihaturkan kepada para pendahulu, yakni Bung Karno dan Bung Hatta yang telah memproklamirkan Hari Kemerdekaan.

“Patut kita bersyukur, patut kita berbangga memiliki Bapak Bangsa, sehingga hari ini kita bisa melakukan sebuah kegiatan berkat jasa-jasa para leluhur kita, para pejuang kita. Maka tidak salah kita menyebut dengan sebutan Jas Merah, Jangan Pernah Lupa dengan Sejarah, karena tanpa beliau kita tidak ada pada pagi hari ini.

Baca Juga :  Bangun 12 Titik Trotoar, Dinas PUPR Karangasem Usulkan Rp 2 Miliar di APBD Perubahan 2023

Tepuk tanganlah buat Bapak Bangsa kita Bung Karno,” kata Sanjaya disambut tepuk tangan oleh seluruh hadirin.

Selain itu, dijelaskannya bahwa Bulan Juni ini adalah momentum yang sangat sakral, dimana 1 Juni 1945 sebagai hari lahirnya Pancasila yang merupakan perekat bangsa.

Kemudian 6 Juni merupakan hari lahir Bung Karno dan tanggal 21 Juni merupakan hari wafatnya Bung Karno. Oleh sebab itu, Negara hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memperingati jasa-jasa beliau dengan perayaan Bulan Bung Karno melalui kegiatan-kegiatan positif sebagai ucapan terimakasih kepada Bapak Bangsa.

Dimana pada kesempatan itu, bersih-bersih pantai dimulai dari pukul 07.00 WITA, Lomba Mancing, kemudian pelepasan tukik dan penanaman pohon penghijauan, dilanjutkan dengan pemberian bantuan kepada nelayan dan penyandang disabilitas.

Bantuan kursi roda diberikan Sanjaya kepada Kadek Agus Ananta Pramana asal Banjar Jelai, begitupun dengan Lansia dan Disabilitas dari Desa Gubug dan Pangkung Tibah diberikan bantuan sembako serta kepada 70 Nelayan pesisir pantai.

Baca Juga :  Jelang Akhir Masa Jabatan Bupati Klungkung Periode 2018-2023, Inspektorat Provinsi Bali Lakukan Pemeriksaan

“Terimakasih atas kekompakan yang ditunjukkan dalam kegiatan hari ini. Dan apapun kegiatan yang kita lakukan, mari kita selalu kompak bersatu. Tidak ada sesuatu yang kita lakukan berhasil, tanpa gerakan gotong-royong, tanpa saling bersatu, bersama-sama diantara kita.

Maka dari itu, ayo kita selalu bekerjasama mewujudkan visi misi kita, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),” pinta Sanjaya.

Di sela-sela kegiatan, salah satu peserta lomba mancing, yakni I Gusti Kade Bagus Dwija Putra menghaturkan terimakasihnya kepada Pemkab khususnya Bupati Tabanan yang telah menyelenggarakan kegiatan lomba macing serangkaian perayaan Bulan Bung Karno kali ini.

“Melalui kegiatan ini, kami para anglers mendapat hiburan dan semoga kedepannya Tabanan lebih maju dan lebih baik lagi,” harapnya.

Penulis : Kadek Adnyana

Editor : Oka Suryawan