Peringati Hari Bumi Kodim 1626/Bangli Bersama Relawan Transformer Gelar di Penanaman Pohon di Kecamatan Tembuku

- Advertisement -
- Advertisement -

BANGLI, balipuspanews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Nasional yang bertema “Bumi Berbagi” Koramil 1626-03/Tembuku bersama relawan Transformer dan elemen masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah plastik di Kecamatan Tembuku, Kamis (22/4/2021).

Dalam aksi tersebut, setelah sampah plastik terkumpul dilanjutkan dengan pencucian serta pemilahan untuk nantinya digolongkan sesuai dengan jenisnya. Dan setelahnya dilaksanakan penimbangan lalu diserahkan ke Bank sampah untuk diuangkan.

Selain melaksanakan pemungutan sampah, dalam rangka memperingati Hari Bumi Nasional tahun ini juga turut dilaksanakan kegiatan penanaman pohon srikaya di seputaran Lapangan Tembuku serta dilaksanakan penyerahan sembako kepada masyarakat pengumpul sampah plastik terbanyak.

Dandim Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana mengucapkan terimakasih kepada tim relawan karena telah menggagas kegiatan yang positif ini.

Dandim berharap kegiatan semacam ini agar terus dilanjutkan, dengan gerakan gotong royong membersihkan sampah plastik di lingkungan selain dapat menjaga kebersihan lingkungan juga dapat mempererat persaudaraan serta meningkatkan toleransi diantara sesama warga.

“Permasalahan sampah plastik di Indonesia merupakan permasalahan yang serius, sampah plastik sangat sulit terurai dalam alam sehingga perlu dikumpulkan dan dikelola secara benar di samping untuk menjaga lingkungan agar selalu bersih. Sampah-sampah yang tidak berhasil ditangani dengan baik seringkali berakhir di alam. Untuk itulah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya menjadi strategi pertama dan utama dari berbagai regulasi tersebut,” kata Dandim.

BACA :  Gubernur Bali Apresiasi Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Perubahan APBD 2026

Pun demikian, ditegaskan Letkol Putu Suwardana, sampah plastik dengan karakteristik yang sulit terurai secara alami, selain dapat mencemari alam juga dapat mengancam keseimbangan ekosistem.

“Sampah plastik berukuran kecil seperti mikro plastik dapat tertelan oleh satwa, mengganggu rantai makanan secara keseluruhan, hingga membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, saya meminta kepada semua pihak untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai seperti kantong kresek maupun botol mineral,” ajak Dandim asal Tabanan ini.

Penulis : Komang Rizki

Editor : Oka

 

 

 

 

 

 

 

 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular