Lomba Line Dance memperingati hari ibu di Kota Gianyar
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Gianyar, balipuspanews.com- Memperingatan Hari Ibu ke – 90 tahun 2018 di Kota Seni Gianyar, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB)  Gianyar bekerjasama dengan DWP  Gianyar mengadakan lomba line dance yang diikuti perwakilan organisasi wanita yang ada di Gianyar. Lomba dibuka oleh Sekda.Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, di Wantilan Pura Pucak Bukit Bitera, Gianyar Rabu (5/12/2018).

Diawali dengan persembahan line dance dari  ibu-ibu DWP  Gianyar yang dipimpin langsung oleh Ketua DWP Gianyar Nyonya Dwikorawati Wisnu Wijaya, lomba berlangsung semarak.

Line dance merupakan salah satu bentuk olah raga yang dipadukan dengan sentuhan koreografi gerakan tari. Line dance memiliki gerakan berupa langkah-langkah yang membuat kita aktif secara fisik, emosi dan mental. Kegiatan line dance memiliki manfaat dalam meningkatkan daya ingat dan memperkuat daya konsentrasi.

Selain untuk kesehatan, line dance juga dapat meningkatkan rasa percaya diri, kebersamaan dan sebagai sarana social untuk memperluas pergaulan.

Line dance tentunya sangat bermanfaat bagi ibu-ibu. Pemkab Gianyar akan selalu  menyiapkan media agar bisa menumbuh kembangkan kreatifitas kepercayaan diri sehingga bisa tampil,” tegas Wisnu Wijaya.

Terkait dengan kesetaraan gender di kabupaten Gianyar, Wisnu Wijaya mengakui saat ini sudah sangat diakui. Hal ini terlihat dari banyaknya pejabat dari kalangan perempuan sehingga dalam mengambil kebijakan sudah berspektif gender.

“ Mudah- mudahan momentum ini dapat meningkatkan rasa percaya diri ibu-ibu DWP. Untuk kedepannya, Pemkab Gianyar akan memberikan ruang seluas luasnya bagi kaum perempuan mengisi perencanaan maupun program- program pembangunan,” kata Wisnu yang mantan kepala Bapeda Gianyar itu.

Sementara itu, ketua panitia lomba Ka. DP3AP2KB Kab. Gianyar Cokorda Gede Bagus Lesmana Risnu menjelaskan, tujuan dari lomba ini adalah untuk meningkatkan partisipasi ibu-ibu dan peran serta masyarakat dalam pembangunan guna terwujudnya kesetraan gender. Karena line dance ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan, daya ingat, meningkatkan konsentrasi dan yang terpenting adalah untu menjaga kebugaran tubuh.

Peserta line dance berjumlah 21 group dan masing-masing group berjumlah 7 orang. Peserta lomba dari berbagai organisasi wanita, organisasi profesi dan organisasi masyarakat lainnya di Kabupaten Gianyar. Dewan juri yang dihadirkan dalam kompetisi itu adalah Dewa Nyoman Kandel Eka Putra dari Universal Line Dance ( ULD) Bali, Ni Luh Widiasih dari Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Provinsi Bali dan Nanik Suryani dari ILDI Bali. Total peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut adalah 21 grup.

Dewan juri memutuskan juara 1 diraih oleh grup PPNI Gianyar, juara 2 diraih oleh gabungan DWP Kecamatan Gianyar, DWP kecamatan Blahbatuh dan DWP BKPSDM sedangkan juara 3 diraih oleh gabungan DWP RSUD Sanjiwani, DWP Disnakertrans dan DWP Dinas Pariwisata. Sedangkan untuk juara harapan 1 diraih oleh gabungan dari DWP Disdikpora, DWP Dinas Sosial dan DWP BPKAD. Untuk juara harapan 2 diraih oleh gabungan DWP Kecamatan Ubud, DWP Sekretariat DPRD dan DWP Inspektorat, sedangkan juara harapan 3 diraih oleh gabungan DWP Kesbanglinmas, DWP Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dan DWP Dinas Lingkungan Hidup.

Turut hadir pada loba line dance adalah Ketua 1 TP PKK kab. Gianyar Nyonya I.A Diana Dewi Agung Mayun, Ketua Gatriwara Kab. Gianyar Ny. Tagel Winarta dan bebrapa undangan dari OPD Gianyar. ( rls/bas)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...