Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda News Hukum & Kriminal Perkara Penggelapan, Hakim Tolak Esepsi Bos Hotel Paradiso Grup 

Perkara Penggelapan, Hakim Tolak Esepsi Bos Hotel Paradiso Grup 

DENPASAR, balipuspanews. com – Majelis Hakim di PN Denpasar memutuskan menolak Esepsi yang diajukan pihak Kuasa Hukum Harijanto Karjadi (65) pengusaha ternama atau pemilik dari Pradiso Hotel grup,  terkait perkara penggelapan atau pemberi keterangan palsu.

Majelia Hakim yang diketuai Drs.Sobandi,SH.MH di ruang sidang Cakra, menilai dakwaan yang tertuang telah memenuhi unsur sebagaimana yang diajukan atau dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ketut Sujaya, SH, dkk.

“Memutuskan dan mengadili terdakwa untuk tetap melanjutkan perkara ini sebagaimana tertuang dalam isi dakwaan yang menjerat terdakwa Pasal 266 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan dalam dakwaan kedua Pasal 372 ayat (1) ke-1 KUHP,” ketok palu hakim dipersidangan, Rabu (27/11) di Denpasar.

Dengan ditolaknya esepsi dari terdakwa, maka majelis hakim memerintahkan kepada pihka JPU dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali untuk mempersiapkan saksi-saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan lanjutan nanntinya.

“Bagaimana dari pihak JPU, apa sudah siap untuk saksi yang akan dihadirkan nantinya terkait dalam perkara ini?” Tegur hakim kepada tim JPU yang dijawab, “kami siapkan yang mulia,” jawab Jaksa Eddy Arta.

Untuk diketahui sebagaimana tertuang dalam dakwaan, Harijanto yang sebelumnya dikbaarkan jadi orang dekat dari bos TW itu, diduga telah melakukan praktik memanipulasi administrasi hukum dalam bentuk kepemilikan saham, yang dipindahkan dalam masa dianggunkan bersama sang kakak Hartono Karjadi.

Tidak tanggung – tanggung, dalam dugaan praktik ini pihak Bank Sindikasi sebagai dibitur kecolongan ratusan miliar rupiah. Asanya hal ini, Harijanto Karjadi diamankan oleh pihak Kepolisian Diraja Malaysia di sebuah bandara Malaysia, Rabu (31/7) malam.

Saat itu ia hendak kabur ke Hongkong mengikuti sang kakak yang telah berhasil lolos. Sedangkan Hartono Karjadi masih dalam pengejaran polisi dan telah masuk DPO. (jr/bpn/tim)

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of