Perkembangan Kasus Covid-19 di Denpasar, Pasien Sembuh Bertambah 33 Orang, Kasus Positif : 77 Orang

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

DENPASAR, balipuspanews.com – Satuan tugas penanganan Covid-19 Kota Denpasar kembali melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di Kodya Denpasar.

Berdasarkan data harian, Minggu (28/2/2021), terjadi penambahan pasien sembuh Covid-19 sebanyak 33 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 77 orang. Sementara itu, untuk kasus meninggal dunia tercatat nihil.

Secara kumulatif kasus positif tercatat 10.724 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 9.616 orang (89,67 persen), meninggal dunia sebanyak 199 orang (1,86 persen), dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 909 orang (8,47 persen).

“Perkembangan kasus harian, pada hari ini untuk kasus meninggal dunia tercatat nihil, dan untuk kasus sembuh bertambah 33 orang, sementara kasus positif bertambah 77 orang, ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi, Minggu (28/2/2021).

Baca Juga :  Denpasar Raih Penghargaan Nasional Reformasi Birokrasi dari Kementerian PAN-RB

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan merupakan kewajiban.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan pola penyebaran ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien, dan mencegah kematian.

Karenanya bagi Desa/Kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat.

Baca Juga :  98 Orang Calon PPK Perebutkan 25 Kuota

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunnya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Baca Juga :  Serahkan 500 Sertifikat Tanah Warga, Koster: Proses Penerbitan Sedikit Biaya, Bahkan Ada Gratis

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker, dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.

Penulis : Gde Candra

Editor : Oka Suryawan