Perkumpulan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Hindu Bali (APHB) resmi berdiri

Denpasar, balipuspanews.com-Perkumpulan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Hindu Bali (APHB) resmi berdiri. Organisasi bernafas pemuda Hindu ini menambah sederet organisasi serupa yang ada di Bali.  Kehadirannya organ pemuda ini diharapkan bisa berkontribusi besar dalam memperkuat peran dan fungsi pemuda khusunya Hindu di Bali

APHB secara resmi dilantik oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Bali, I Nyoman Lastra, S. Pd., M. Ag, Minggu (3/6). Hadir dalam kesempatan itu Ketua PHDI Provinsi Bali, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M. Si, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali, Badan Kesbangpol Provinsi Bali, organisasi kepemudaan, dan mahasiswa.

I Nyoman Lastra dalam sambutannya mendukung berdirinya Aliansi Pemuda Hindu Bali. Menurutnya, pemuda adalah tulang punggung bangsa. Oleh karena itu, keberadaan organisasi yang baru terbentuk ini diharapkan bisa mewadahi para pemuda Hindu di Bali dalam mengembangkan kreativitas dan peran dalam pemberdayaan pemuda Hindu.

” Organ ini harus bisa memperekat pemuda Hindu yang ada di Bali.  Selama ini kita sudah terkotak-kotak. Ini tantangan besar pemuda,”katanya.

Lebih lanjut, Lastra mengimbau pemuda Hindu jangan pernah lupa dengan sejarah. Sejarah sangat penting untuk menuntun perjalanan menuju masa depan yang lebih baik. “Orang yang lupa sejarah akan berjalan di kegelapan,” ujarnya.

Dikatakannya, Hindu memiliki sejarah panjang. Pernah timbul dan tenggelam seiring zaman. Namun tetap eksis hingga saat ini dengan berbagai warna, karena merangkul kultur atau budaya di tempatnya berkembang. Oleh karena itu, yang ditekankan adalah jangan sampai mempertentangkan Hindu di India, Nusantara, dengan Hindu di Bali.

“Jangan dipertentangkan ajaran Hindu di India dan di Bali. Jangan sampai ada dikotomi. Silahkan membuka diri, namun silahkan memanfaatkan yang berguna untuk kemajuan umat,” paparnya.

Dijelaskan pula, Agama Hindu di Bali bukan hal baru. Agama Hindu di Bali merupakan kepercayaan murni orang Bali yang mendapat warna-warna dari luar. Oleh karena itu, Hindu di Bali tetap tegak hingga sekarang. “Kita patut berbangga,” tegas Lastra.

Oleh karena itu, kata dia, pemuda Hindu Bali harus bersama-sama menjaga nilai-nilai kerukunan. Jangan sampai Hindu terpecah belah karena berbagai permasalahan intern. “Jadi saya minta Aliansi Pemuda Hindu Bali ikut menjaga kerukunan,” tegasnya lagi.

Senada dengan Lastra, Ketua PHDI Provinsi Bali, Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana menyatakan mendukung dan mengapresiasi APHB selaku organisasi pemuda yang baru lahir. Rektor IHDN Denpasar itu berharap APHB peduli terhadap berbagai permasalahan umat Hindu.

“Jadi para pemuda Hindu agar respek terhadap berbagai permasalahan Hindu. Jangan bermalas-malasan,” pintanya.

Ketua Umum Aliansi Pemuda Hindu Bali, I Wayan Suartika, S. Ag., M. Ag. menjelaskan siap berkontribusi dalam penguatan eksistensi pemuda Hindu di Bali dengan spirit  sinergitas dengan nafas Tri Hita Karana.(rls/bpn/tim)