Perkuat Peran dan Fungsi PPID, Diskominfo Badung Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik

Diskominfo Badung gelar sosialisasi keterbukaan informasi publik
Diskominfo Badung gelar sosialisasi keterbukaan informasi publik

BADUNG, balipuspanews.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung, melaksanakan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik, bertempat di Kantor Camat Abiansemal, Selasa (30/5/2023).

Sosialisasi ini digelar, dalam rangka penguatan peran dan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), dalam implementasi keterbukaan informasi publik.

Sosialisasi ini, dibuka oleh Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Abiansemal, I Made Parmita, S.Sos., didampingi Jabatan Fungsional Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Kab Badung Fuji Rahmawati, S.Kom, MAP. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Bali, Ir. Agus Suryawan, M.Si.

Adapun Peserta sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik ini, diikuti oleh unsur PPID Pelaksana Kecamatan Abiansemal, PPID Desa dan Staf teknis pengelola informasi Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Abiansemal.

Baca Juga :  Kapolres Ajak Masyarakat Waspadai Penipuan Online

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pejabat dan staf pengelola informasi publik yang akan berdampak pada peningkatan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Badung.

Ditemui usai kegiatan, Ir. Agus Suryawan, M.Si., selaku Koordinator Bidang Kelembagaan KIP Bali mengatakan, kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik sangat penting dilakukan. Apalagi dengan adanya perintah Undang-undang yang menegaskan bahwa, keterbukaan informasi publik harus disosialisasikan kepada semua. Baik itu di tingkatan desa terutama badan publiknya. Sampai di Provinsi maupun Kabupaten, itu harus memiliki PPID.

Melalui sosialisasi ini, pihaknya berharap bisa meringankan beban dari KIP untuk menyampaikan sosialisasi. Apalagi dengan adanya sinergi dengan Kominfo Badung, yang sudah tentu sangat membantu dalam menyampaikan sosialisasi.

Baca Juga :  Pendonor ASI Harus Miliki Medical Record

Ia mengatakan, kegiatan yang sangat bermanfaat ini, nantinya akan di benchmark atau dijadikannya tolak ukur bagi kabupaten-kabupaten lain untuk melakukan hal yang sama.

“Saya kira ini (keterbukaan informasi publik-red) penting sekali. Tentu kegiatan ini juga akan kita benchmark ke kabupaten- kabupaten lain untuk mengikuti hal yang sama,” ucapnya.

Penulis : Kadek Adnyana

Editor : Oka Suryawan