Rabu, Oktober 28, 2020
Beranda Nasional Jakarta Perlu Langkah Strategis Hadapi PPDB dan Penerimaan Mahasiswa Baru di Masa Pendemi...

Perlu Langkah Strategis Hadapi PPDB dan Penerimaan Mahasiswa Baru di Masa Pendemi Covid-19

JAKARTA, balipuspanews.com – Pemerintah diminta menyiapkan langkah strategis dalam menghadapi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 dan penerimaan mahasiswa baru di tengah masa pandemi Covid-19. Untuk itu, diperlukan aturan formal terkait persoalan tersebut.

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan/Kemendikbud agar segera membuat aturan baku mengenai proses pendaftaran PPDB maupun mahasiswa baru, disesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemik covid-19 saat ini,” pinra Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Kemendikbud diminta membuat aturan dan ketentuan teknis dalam proses pendaftaran PPDB maupun mahasiswa baru. Selain itu, perlu dipikirkan dan diberikan solusi terhadap calon siswa maupun mahasiswa yang masih terbatas akses internetnya.

Ia juga mendorong pemerintah untuk mengkaji dan membuat sistem pembelajaran bagi murid baru ataupun mahasiswa baru setelah pengumuman seleksi, apakah pembelajaran akan menggunakan sistem online seperti saat ini jika pandemi masih belum usai, dikarenakan sampai saat ini belum ada Standar Operasional Presedur/SOP yang baku terhadap sistem pembelajaran via online yang masih menjadi keluhan bagi sejumlah tenaga pengajar, siswa, maupun mahasiswa.

“Pemerintah perlu segera membuat strategi pembelajaran jarak jauh hingga tahun ajaran baru 2020/2021 dengan metode yang menyesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing daerah, karena tidak semua daerah bisa melakukan pembelajaran daring secara merata, salah satunya karena keterbatasan fasilitas,” ujarnya.

Apabila proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih dilakukan via online, agar dapat meringankan biaya masuk, baik di sekolah negeri ataupun swasta. Selain itu Kemendikbud haruz memberikan bantuan buku pelajaran kepada seluruh para pelajar.

Pemerintah memberikan arahan pada seluruh orang tua atau wali siswa baru, agar mengambil bagian untuk dapat menjadi guru sementara di rumah dalam mendampingi proses belajar anak.

Peran pemerintah daerah juga dinilai penting terutama dalam hal pengawasan kepada pihak yang melakukan PPDB online guna menghindari terjadinya penipuan.

“Pemerintah pusat harus memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam menyiapkan PPDB baru yang sesuai dengan protokol kesehatan covid-19,” tegasnya.(har)

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Kasus Pencurian Burung Tersangka Kampret Masuk Lapas, Polisi Tangkap Rekannya Wewek

DENPASAR, balipuspanews.com - Kadek Yasa alias Kampret,21, sudah menjalani vonis terkait kasus pencurian burung murai di Jalan Imam Bonjol, Gang Gunung Saba,  Desa Pemecutan...
Member of