Mantan Wabub Sukarena datangi kantor DPD Golkar Bali sampaikan permintaan maaf
Mantan Wabub Sukarena datangi kantor DPD Golkar Bali sampaikan permintaan maaf

DENPASAR, balipuspanews.com- Perseteruan mantan ketua DPD II Golkar Karangasem, Made Sukerana dengan Plt Ketua DPD I Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer yang berujung pencopotan Sukerana sebagai nahkoda Golkar Bumi Lahar berakhir damai.

Sukerana yang mantan wakil bupati Karangasem periode 2009-2014 itu secara gentleman mendatangi Kantor DPD Golkar Provinsi Bali untuk menyampaikan permohonan maaf.

Sebelum mendatangi kantor partai beringin, Sukerana sebelumnya sudah melalukan komunikasi lewat whatsapp dengan Demer.

Sukerana menegaskan, permohonan maaf yang disampaikan dihadapan pimpinan DPD I Golkar Bali murni atas niatnya sendiri tanpa ada tekanan dari pihak lain. Permohonan maaf ini juga mendapat dukungan dari istri, anak dan keluarganya.

Politikus asal Banjar Dinas Juntal Kelod, Kubu, Karangasem ini menyebut langkah yang dilakukan bukan semata-mata karena menjelang Pilkada tahun 2020 mendatang, dan memperlancar agar rekomendasi turun pada dirinya sebagai bakal calon (Balon) wakil Bupati Karangasem.

Selain ke DPD Golkar Bali, Sukerana juga minta maaf ke DPD Golkar Karangasem.

Lantas bagaimana sikap DPD Golkar Bali? Sekretaris DPD Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry mengaku sangat terbuka dengan sikap Sukerana itu. Sebagai partai modern dan terbuka, Golkar menerima permintaan maaf Sukerana dan memaafkannya.

“Jangankan saudara, orang lain pun diterima di partai Golkar,” tegas Sugawa saat memimpin rapat mewakili Ketua Plt. Gde Sumarjaya Linggih, Minggu (29/12/2019).

Sugawa berharap, atas kejadian kesalah pahaman yang pernah terjadi, semoga bisa dijadikan pelajaran berharga untuk partai Golkar selanjutnya.

Politisi asal Bumi Panji, Buleleng ini menyambut baik langkah Sukerana yang secara terbuka mendatangi kantor DPD golkar. Menurutnya, Sukerana merupakan kader berisi. Kepada petinggi Golkar Bali Sukerana meminta agar bisa dilibatkan dalam tim pemenangan calon yang akan diusung Golkar dalam Pilkada Karangasem 2020 mendatang.

Dilain sisi anggota dewan pertimbangan DPP Partai Golkar Dewa Made Widiasa Nida menimpali apa yang disampaikan Sukerana, bahwa dirinya mendengar informasi terkait permohonan maafnya dan sudah terbuka menyatakan permohonan maaf. Nida menyatakan menerima permohonan maaf Sukerana.

Selaku anggota DPP, diirnya bakal menyampaikan hasil dari pertemuan hari ini ke pusat bahwa Made Sukerana menyampaikan permohonan maaf, dan kembali ke Partai Golkar.

“Apapun keputusan atau hasilnya akan disampaikan ke DPP. Terkait pilkada tinggal memantau saja,” ujar mantan Wakil DPRD Kabupaten Klungkung asal desa Akah itu singkat.(bud/bas)