Sejumlah Guru dan Siswa saat melaksanakan upacara Pujawali Saraswati di SMK Pariwisata Dalung pada, Sabtu (4/6/2020).
Sejumlah Guru dan Siswa saat melaksanakan upacara Pujawali Saraswati di SMK Pariwisata Dalung pada, Sabtu (4/6/2020).

BADUNG, balipuspanews.com – Ditengah mewabahnya pandemi Covid-19, SMK Prada tetap adakan Pujawali Saraswati pada, Sabtu (4/6/2020).

Persembahyangan Saraswati kali ini memang digelar secara sederhana dan hanya diikuti kurang dari 25 peserta.

Saat ditemui Ni Luh Erawati, selaku Waka Humas SMK Prada mengatakan peserta persembahyangan dibatasi dan wajib mengikuti beberapa protokol kesehatan. Salah satunya mengecek suhu tubuh, mencuci tangan sebelum masuk lingkungan sekolah, menggunakan masker bagi semua peserta dan beberapa petugas mengenakan masker serta Face Shield.

“Peserta yang mengikuti persembahyangan kali ini di batasi yakni perwakilan guru dan perwakilan murid. kurang lebih 25 peserta. Untuk petugas memakai masker, face shield dan sarung tangan medis,” ungkapnya.

Sebelum Pujawali Saraswati dimulai sejumlah guru dan pegawai berkeliling memercikkan tirta ke ruangan-ruangan kelas dan semua lingkungan sekolah dengan tujuan mensucikan ruangan lingkungan sekolah.

Erawati juga mengatakan melaksanakan persembahyangan khususnya Pujawali Saraswati dengan menggunakan masker maupun face shield sejatinya tidak akan merubah makna persembahyangan.

“Kita yang di dunia pendidikan Saraswati atau hari turunnya ilmu pengetahuan ini sangat sakral. Mungkin sembahyang dengan menggunakan masker dan face shield ini masih belum terbiasa, tapi memang terlalu lama memakai APD ini gerah dan mengganggu konsentrasi saat menggunakannya,” katanya.

Sementara murid yang tidak bisa mengikuti persembahyangan di sekolah,diarahkan melakukan persembahyangan di rumah masing-masing secara mandiri.

“Para murid yang tidak hadir di sekolah kita arahkan untuk tetap melaksanakan sembahyang mandiri di rumah,” Jelasnya.

Ia juga turut berharap pandemi Covid-19 segera berakhir dan bisa menggelar persembahyangan Saraswati seperti biasa. (*)

Penulis : Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments