Persentase Kesembuhan Covid-19 di Bali Capai 85,74 Persen, Sembuh 143

Perkembangan Kumulatif Covid-19 di Bali, Sabtu (10/10/2020).
Perkembangan Kumulatif Covid-19 di Bali, Sabtu (10/10/2020).

DENPASAR, balipuspanews.com-Jumlah pasien Covid-19 di Bali terus mengalami penambahan yang signifikan, sehingga tingkat persentase kesembuhan Covid-19 mengalami peningkatan mencapai 85,74, pada hari ini, Sabtu (10/10/2020).

Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Pulau Dewata juga mengalami lonjakan, sebanyak 143 orang dinyatakan sembuh.

Tak hanya pasien sembuh, jumlah terkonfirmasi positif di Bali juga terjadi penambahan dengan jumlah sebanyak 131 orang.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali,
Dewa Made Indra merinci penambahan kasus yang meninggal akibat terpapar Covid-19 juga bertambah sebanyak 3 orang, sehingga secara kumulatif berjumlah 320. Kumulatif kesembuhan mencapai 8.598, kumulatif terkonfirmasi positif sebanyak 10.028 orang.

Dewa Made Indra menekankan kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” ajak Dewa Indra.

Guna menekan perkembangan kasus Covid-19 di Bali, Gubernur mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, Tentang Perapan Displin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease atau Covid-19, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp.100 ribu bagi perorangan, dan Rp. 1 juta bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

“Mari kita dukung upaya Pemerintah, dengan Disiplin melaksanakan protokol kesehatan, dimana saja, kapan saja,” imbuh Dewa Indra.

Selain itu, masih kata Dewa Indra, pasien positif yang masih dalam perawatan terus mengalami penurunan sehingga masih dalam perawatan sebanyak 1.110 orang yang dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.

Penulis/editor: Budiarta