Persoalan Banjir, PUTR Minta Masyarakat Jangan Buang Sampah Sembarangan

Pasukan drainase saat membersihkan salah satu saluran drainase sebelum hujan turun
Pasukan drainase saat membersihkan salah satu saluran drainase sebelum hujan turun

BULELENG, balipuspanews.com – Persoalan banjir masih saja menghantui wilayah perkotaan. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng sendiri telah membuat mapping di beberapa titik yang rawan terjadi banjir saat musim hujan mulai.

Dari semua titik yang masuk hampir keseluruhan titik telah memiliki saluran drainase untuk mengontrol aliran air.

Namun yang sangat disayangkan sering kali di saluran tersebut ditemukan sampah seperti kasur, kursi, batang kayu, pakaian, dan lain sebagainya yang menyangkut dan menutupi aliran air sehingga banjir pun terjadi.

Kepala Dinas PUTR I Putu Adiptha Ekaputra menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan beberapa pencegahan agar tidak ada banjir lewat pasukan yang sudah dibentuk dari sebelum musim hujan berlangsung.

Baca Juga :  Peringati HKN ke-58, Tiga Inovasi Kesehatan Dilaunching

Pasukan yang berjumlah sekitar 80 orang itu secara rutin melakukan pembersihan terhadap beberapa drainase di beberapa titik yang sudah masuk kedalam mapping.

Titik rawan banjir itu seperti di daerah Desa Bakti Seraga, Jalan Srikandi, Jalan Laksamana, Jalan Pulau Lombok, Jalan A. Yani, Mumbul, dan Kelurahan Kampung Anyar.

“Sebenarnya untuk drainase sebelum musim hujan kita sudah kerahkan pasukan drainase yang kita punya untuk penanganan banjir kurang lebih 80 orang yang sudah terbagi dibeberapa ruas titik rawan banjir yang sudah kita mapping sebelumnya,” jelasnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (6/1/2021).

Meski begitu Adiptha tetap meminta agar masyarakat bisa bekerjasama untuk tidak membuang sampah sembarangan, sebab setiap kali pasukannya membersihkan saluran drainase beberapa sampah masih saja ditemukan menyangkut.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Diharapkan Tetap Kuat Ditengah Dinamika Zaman

Sehingga dengan resiko tersebut ia selalu mengingatkan pasukannya agar tetap waspada dan saat terjadi banjir agar membersihkan sampah-sampah yang ada setelah arus air tidak begitu deras.

Bahkan Ia mengaku telah mempersiapkan secara matang terhadap penanganan banjir yang akan terjadi dengan rutin membersihkan dengan optimal saluran-saluran drainase yang ada.

Termasuk jika musim hujan sudah mulai terjadi maka pihaknya sudah menyiagakan pasukan agar saat hujan turun pasukan sudah bisa bekerja.

“Soal drainase saya kira sudah cukup sebenarnya, akan tetapi masih saja ada oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” imbuhnya.

Tak hanya itu sehari sebelumnya tepat Selasa (5/1/2021) malam, pihaknya bersama pasukan drainase telah melakukan pembersihan yang berlokasi di Kelurahan Kampung Anyar dan Jalan Pulau Lombok yang posisinya memang lebih rendah sehingga tempat tersebut rawan terjadi banjir.

Baca Juga :  Sukseskan Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, Bupati Suwirta Serahkan Aset ke Gubernur Koster

Strategi kedepan untuk penanganan di dua lokasi tersebut yang memiliki penduduk cukup padat dengan drainase cukup sempit.

Pihaknya akan melakukan pemotongan saluran untuk dibawa ke sungai yang berada dekat dengan lokasi rawan banjir.

“Kita punya strategi nantinya saluran akan dipotong dan dialihkan ke sungai terdekat seperti yang dilakukan di Mumbul sebelumnya, akan tetapi kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu juga kerjasama masyarakat dengan tidak membuang sampah sembarangan lagi,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan