Pembekan peserta kemah pramuka Kwarcab Jembrana oleh Wabup Kembang Hartawan, Kamis (10/10)
Pembekan peserta kemah pramuka Kwarcab Jembrana oleh Wabup Kembang Hartawan, Kamis (10/10)

NEGARA, balipuspanews.com- Generasi muda terutama yang duduk di bangku sekolah memang harus diproteksi dari bahaya Narkoba. Sebab jika mereka hancur maka bangsa juga akan ikut hancur. Penegasan itu disampaikan Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan yang juga ketua Kwarcab Jembrana saat memberikan pembekalan kepada ratusan siswa-siswi SMK Negeri 4 Negara Rabu (9/10).

Pembekalan pada kemah Pramuka dengan materi Pramuka di Era Milenial Bebas Narkoba di Desa Blimbingsari itu juga dihadiri Camat Melaya I Putu Gde Oka Santhika, Kepala Desa Blimbingsari, guru SMKN 4 Negara.

Kembang menyampaikan ada tiga hal yang bisa menyebabkan bangsa ini hancur yaitu korupsi, radikalisme, dan narkoba. Seperti Cina yang dulunya kuat kemudian nyaris hancur akibat serangan candu.

“Pada dinasti ing di Cina, mereka membangun tembok besar dengan keinginan tidak bisa dikuasi oleh siapapu . Namun bangsa barat mulai menggunakan perang candu atau opium war,” ungkapnya.

Tentara, penjaga pintu dan masyarakat dijejali candu dan pada akhirnya pertahanan menjadi lemah. Akhirnya Cina sempat dikuasi, dan ada beberapa wilayah seperti Hongkong, Macau, dan Taiwan yang dikuasai cukup lama oleh kaum imperialis.

“Dari pengalam itu akhirnya Cina belajar dan sangat keras terhadap peredaran narkoba di Negaranya. Narkoba dalah upaya untuk menghancurkan bangsa, karakter dan jati dirinya,” tambahnya.

Kembang menambahkan hal tersebut menyebabkan bangsa ini menjadi lemah dan mudah dikuasi, narkoba sudah menyentuk semua lini masyarakat, sehingga negara dengan penduduk 260 juta ini akan sangat mudah untuk dikuasai lemah akibat narkoba.

”Generasi kita tidak akan mampu berproduksi dan hanya menjadi generasi konsumtif yang tidak mampu berproduksi. Apalagi bersaing, karena dengan narkoba daya pikir enjadi lemah, berkerja saja malas,” jelasnya.

Kembang mengajak kepada seluruh generasi muda/milenial khususnya anak-anak Pramuka ikut menjaga lingkungan agar menghindari narkoba dan jangan pernah mencobanya.

“Karena jika sekali terjerumus maka sulit untuk bisa lepas dari jeratan narkoba. Saya juga mengajak generasi muda untuk mencintai produk-produk lokal, khusunya produk-produk yang diproduksi sendiri oleh masyarakat Jembrana,” pungkasnya.(nm/bpn/tim)