Selasa, Juli 16, 2024
BerandaBulelengPesta Durian, Branding Potensi Buah Lokal Desa Munduk Bestala

Pesta Durian, Branding Potensi Buah Lokal Desa Munduk Bestala

BULELENG, balipuspanews.com – Kabupaten Buleleng sebagai daerah yang dikenal Gumi Den Bukit memiliki hasil perkebunan dan pertanian yang melimpah. Melihat potensi yang dimiliki Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng mencoba melakukan beberapa upaya branding untuk memajukan sekaligus meningkatkan kunjungan ke desa wisata unggulan. Seperti yang dilakukan di Desa Munduk Bestala dengan diadakan Pesta Durian yang berlangsung dari tanggal 20 Januari hingga 29 Februari 2024 di Krisna Beach Street, Pantai Penimbangan.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, I Gede Dody Sukma Oktiva Askara menjelaskan pada tahun ini pihaknya telah merancang sejumlah strategi untuk mengembangkan desa wisata menjadi desa wisata unggul. Ada sebanyak 12 desa pilot project saat ini sedang menjalani proses pendampingan, dengan penilaian berdasarkan keunikan, produk unggulan, dan daya tarik yang menonjol.

Salah satu desa yang menjadi fokus adalah Desa Munduk Bestala, yang terkenal dengan kualitas produk Durian yang tak diragukan lagi. Desa ini telah menghasilkan varietas durian lokal, seperti “I Jalur” yang meraih juara pertama dalam festival durian tingkat provinsi.

BACA :  Menparekraf Sandiaga Uno Siap Bangkitkan Pariwisata Bali Barat dan Utara

Pada Pesta Durian Munduk Bestala, terdapat 23 jenis varian durian lokal, terbagi menjadi 18 kategori durian level 2 dan 5 kategori durian level 3. Harga durian berkisar antara 25 hingga 35 ribu untuk durian level 3, 40 ribu untuk durian level 2, dan mencapai 100 ribu rupiah untuk level 1.

Demi mendukung kelancaran kegiatan tersebut, klasterisasi dilakukan melibatkan beberapa OPD terkait, seperti Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dispar sendiri. Kolaborasi ini bertujuan membranding produk untuk meningkatkan popularitasnya, menarik perhatian banyak orang, dan secara otomatis mendatangkan wisatawan ke Buleleng.

“Event ini selain mengenalkan produk dari Desa Munduk Bestala pastinya akan menimbulkan multiplier effect kepada petani durian pada daerah tersebut,” paparnya.

Disinggung mengenai pemilihan Krisna Beach Street sebagai lokasi pemasaran produk lokal Desa Bestala, Ia menerangkan karena lokasinya yang strategis, memberikan eksposur maksimal kepada produk tersebut.

Selain itu, berdampingan dengan Pesta Durian Munduk Bestala, terdapat event Dinoland sebagai daya tarik hiburan. Miniatur dinosaurus tersebut sudah terpasang, dan Kadis Dodi yakin bahwa keberadaan dua jenis kegiatan yang berdampingan ini akan menarik minat masyarakat Buleleng untuk berkunjung.

BACA :  Bupati Sanjaya Hadiri Peringatan Puncak Hari Koperasi Nasional ke-77

Pihaknya berharap dengan memperkenalkan produk dari Desa Munduk Bestala, konsumen akan lebih mengenal ciri khas dan cita rasa unik dari durian tersebut sehingga dapat mendorong minat konsumen untuk berkunjung langsung ke lokasi asal durian tersebut. Dengan memahami kualitas premiumnya, diharapkan harga durian dapat ditingkatkan sekaligus memberikan semangat baru bagi para petani durian.

“Setelah acara berlangsung sejak tanggal 20 kemarin, para pengunjung memberikan tanggapan positif. Mereka menyatakan kepuasan mereka, menyebutkan bahwa harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitas. Meskipun durian ini bukan kualitas menengah, potensinya untuk meningkatkan harganya mendekati durian musang king, bawor, dan petruk sangat mungkin,” pungkasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular