Pesta Sabu di Villa Bersama Teman Mahasiswanya, Selebgram Cantik Ini Diringkus

Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar menangkap 4 pelaku narkoba salah satunya selebgram cantik berinisial SA,23. Mereka dibekuk saat sedang pesta sabu di sebuah villa di Jalan Batubelig, Kuta Utara, Badung, Rabu (06/01/2021) sekitar pukul 23.00 WITA
Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar menangkap 4 pelaku narkoba salah satunya selebgram cantik berinisial SA,23. Mereka dibekuk saat sedang pesta sabu di sebuah villa di Jalan Batubelig, Kuta Utara, Badung, Rabu (06/01/2021) sekitar pukul 23.00 WITA

DENPASAR, balipuspanews.com – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Denpasar menangkap 4 pelaku narkoba salah satunya selebgram cantik berinisial SA,23. Mereka dibekuk saat sedang pesta sabu di sebuah villa di Jalan Batubelig, Kuta Utara, Badung, Rabu (6/01/2021) sekitar pukul 23.00 WITA.

Sementara tiga teman tersangka SA yang ditangkap keseluruhannya adalah mahasiswa. Yakni JI,24, RE,21, dan AA,20 ketiganya tinggal di Jalan Batubelig, Kuta Utara. Dalam penggeledahan di kamar villa ditemukan barang bukti 1 plastik klip berisi 4 butir tablet dan 3 pecahan tablet.

Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, tersangka SA merupakan seorang selebgram dengan pengikut 1 juta followers. Perempuan cantik ini diringkus bersama 3 temannya saat sedang pesta sabu di sebuah villa di Jalan Batubelig, Kuta Utara, Rabu (6/01/2021).

“ Mereka sedang mengadakan pesta sabu. Kami temukan barang bukti narkoba jenis baru, kami temukan P-Flouro Fori dengan berat 1,90 gram. Ini barang langka,” terang Kombes Jansen, Senin (25/01/2021).

Kombes Jansen menerangkan, narkoba jenis P-Flouro merupakan narkoba yang terdaftar dalam Kementerian Kesehatan dengam nomor 138. Dimana narkoba jenis ini sangat berbahaya bila dikonsumsi berbeda dari jenis narkoba lainnya.

“ Efek dari narkoba ini lebih berbahaya dari jenis narkoba lainnya,” tegasnya.

Sementara menurut pengakuan SA ke Polisi, barang tersebut adalah miliknya yang dibeli dari seseorang yang biasa dipanggil BLI (buron), seharga Rp 650.000 perbutir. Selain itu, SA juga mengaku sudah 3 bulan mengkonsumsi narkoba tersebut dengan dalih untuk bersenang-senang saja.

Sebagai ganjaran atas perbuatannya, tersangka dan temannya dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun dan denda 800 juta hingga 8 milyar.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan