Pesta Shabu, Kartolo dan Kentung Diringkus Polisi

1533

SINGARAJA, balipuspanews.com – Anggota Reserse Narkoba Polres Buleleng kembali membekuk dua pemakai narkoba jenis shabu-shabu. Dua tersangka itu, yakni Made Sudama alias Kartolo (38) tinggal di Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Sedangkan, Ketut Budiarta alias Kentung (23) tinggal di Desa Sinabun, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Kedua pria itu kedapatan pesta narkoba saat disergap oleh petugas di rumah Kartolo di Banjar Beji, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Rabu (9/1) pukul 16.30 sore.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan anggota Reskoba dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Ketut Suparta. Alhasil, keduanya pun langsung digelandang ke Mapolres Buleleng.

Kasat Suparta mengatakan, kedua pemakai narkoba itu, sejatinya sudah lama menjadi target operasi (TO). Mereka berhasil ditangkap berkat informasi masyarakat, sebelum diringkus saat pesta shabu di rumah Kartolo di Banjar Beji, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Rabu (9/1) pukul 16.30 sore.

“Tersangka Kartolo ini memang sudah lama kami cari. Ya, dia (Kartolo) residivis pada kasus yang sama,” beber Kasat Suparta dihubungi melalui telepin seluler, Kamis (17/1).

Imbuh Kasat Suparta, keduanya diringkus tanpa perlawanan. Saat digeledah di dalam kamar, petugas menemukan dua plastik berisi 2 paket butiran kristal diduga shabu-shabu.

Petugas berhasil mengamankan dua paket barang bukti berupa butiran kristal diduga shabu-shabu seberat 0.17 gram brutto atau 0.07 gram netto dan 0,19 gram brutto atau 0,09 gram netto.

Selain itu, petugas juga mengamankan bong alat hisap shabu, gunting, korek api gas, pipet plastik berujung runcing.

“shabu-shabu seberat 0.17 gram brutto atau 0.07 gram netto dan 0,19 gram brutto atau 0,09 gram netto,” terangnya.

Setelah diperiksa, kedua tersangka mengaku  shabu-shabu itu miliknya. Barang itu dibeli dari salah seorang temannya di wilayah Sangsit.

“Sekarang kami masih menyelidiki dan mendalami keterangan tersangka,” ungkapnya.

Sementara, dari pengakuan tersangka Kartolo, dirinya mengaku terpaksa kembali menggunakan barang haram itu lantaran frustasi.

“Terpaksa makai (shabu-shabu) lagi, karena sedang ada masalah dengan istri. Ya, bercerai dengan istri,” singkatnya.

Kedua tersangka, Kartolo dan Ketung pun kini dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp 800 Juta.

Loading...