Jumat, Juni 21, 2024
BerandaJembranaPetugas Digeledah, WBP Dites Urine dan Divaksin

Petugas Digeledah, WBP Dites Urine dan Divaksin

JEMBRANA, balipuspanews.com– Upaya mencegah ada petugas nakal dan penyalahgunaan narkoba serta meningkatkan imun guna mencegah penularan Covid-19, pada Kamis (8/6/2203) dilakukan di Rumah Tahanan kelas ll B Negara (Rutan Negara).

Semua petugas Rutan saat masuk kantor digeledah barang bawaannya sementara warga binaan pemasyarakatan (WBP) di tes urine dan divaksin Covid-19.

Saat petugas akan masuk
Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan
(Satopspaetna) mencegat mereka di pintu masuk. Semua barang yang dibawa diperiksa dengan teliti untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa.

Inspeksi mendadak ini menurut kepala Rutan Negara Lilik Subagiono adalah untuk memeriksa petugas dengan teliti sesuai SOP yang berlaku.

“Geledah badan petugas dan juga barang bawaannya sebelum memasuki pintu utama, jika terdapat petugas dengan membawa barang terlarang diamankan dan petugas tersebut kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Selain melakukan penggeledahan kepada petugas, bersama Tim Medis Rutan juga melaksanakan cek urin tes narkotika dengan memilih secara acak WBP.

Lilik mengatakan sebanyak 10 sampel warga binaan yang di tes urine dan hasilnya semua negatif. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan Rutan Negara Bebas Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba).

BACA :  Targetkan Partisipasi Pemilih 75 Persen, Sosialisasi KPU Karangasem Sasar Gen Z

“Sebagaimana yang telah diamanatkan dalam tiga kunci pemasyarakatan yaitu deteksi dini, pemberantasan narkoba dan sinergi antar aparat penegak hukum serta plus satu yaitu Back to Basic,” tegasnya.

Selain tes urine, WBP juga mendapat vaksin Covid-19. Vaksinasi ini dilakukan bersamq dengan Puskesmas 1 Negara serta Polres Jembrana diikuti 73 orang yang secara rinci terdiri 68 orang WBP serta 2 orang keluarga WBP yang sedang melakukan kunjungan dan 3 orang petugas Rutan.

Menurut Lilik Subagiyono seluruh petugas dan warga binaan untuk jangan takut untuk divaksin. Kegiatan vaksinasi tentu bukan merupakan vaksin pertama kali yang diselenggarakan di Rutan Negara.

Juli Tresna salah satu petugas kesehatan Rutan mengatakan ternyata masih terdapat warga binaan yang belum mengikuti vaksinasi sebelumnya.

“Setiap ada tahanan baru kami (perawat,red) selalu melakukan pengecekan atau BAP (berita acara pemeriksaan) kesehatan kepada tahanan dan narapidana baru dan ternyata masih banyak (WBP) yang belum vaksin booster bahkan ada yang belum vaksin sama sekali. Karena itu kami berkoordinasi dengan Puskesmas I Negara dan Polres untuk Vaksinasi,”ujarnya.

BACA :  APBD Semesta Berencana Tahun 2023 Terealisasi 6,77T, dari Target 7,24 Triliun

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular