Petugas Engeneering Hotel Rani Ditemukan Tewas Tenggelam di Dasar Kolam Renang

Ambulance yang digunakan untuk mengangkut jenazah korban
Ambulance yang digunakan untuk mengangkut jenazah korban

KUTA, balipuspanews.com – Petugas engeneering Hotel Rani di Jalan Kartika Plaza Kuta, Badung, Bali, bernama Wayan Sukranada,27, ditemukan meninggal di dasar kolam renang hotel sekitar pukul 06.00 Wita, Senin (24/1/2022).Tubuh korban asal Sawan Buleleng ini kali pertama ditemukan oleh Timothy Doyle,60, salah satu tamu hotel.

Saksi Timothy yang asal Inggris ini awalnya sedang duduk di teras depan kamar 134 sambil minum kopi dan baca berita.

Kemudian, saksi yang tinggal di Balikpapan Kalimantan Timur itu melihat Wayan Sukranada mengenakan baju warna warna abu-abu dan mengenakan sandal jepit, berjalan di pinggir kolam renang. Ia membawa alat pembersih kolam renang, seperti vacum dan jaring sampah.

“Saksi melihat korban sedang mempersiapkan proses pembersihan kolam renang. Korban merupakan petugas engeneering di hotel tersebut,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.

Namun hingga pukul 06.00 WITA saat kondisi masih gelap, saksi melihat seperti ada bayangan di dalam kolam renang. Penasaran, saksi mendatangi kolam untuk memastikan bayangan tersebut. Ternyata setelah didekati, saksi kaget melihat korban tenggelam di dasar kolam dalam posisi badan miring ke selatan dan kepala menghadap ke barat.

Kejadian itu dilaporkan saksi ke bagian staff reception Made Edi Arbawa dan bersama-sama mendatangi kolam renang dimana korban tewas tenggelam. Sementara di lokasi kejadian ditemukan mesin vacum, jaring sampah kolam, tas warna hitam milik korban berisikan : dompet, tespen hingga charger HP.

Petugas security yang ikut datang membantu selanjutnya menarik korban dengan menggunakan jaring sampah kolam. Pasalnya kolam renang cukup dalam. Akhirnya jasad korban berhasil ditarik ke atas.

Saksi security juga berupaya memberikan pertolongan dengan PCR pompa jantung guna memberikan pertolongan pertama. Namun tidak ada reaksi dari korban. Sehingga security menghubungi ambulans RS Siloam, Kuta. Sekitar Pukul 07.10 WITA team medical dipimpin Dr. Ita memeriksa kondisi korban dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Korban sudah dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju rumah duka di Desa Suwung Kecamatan Sawan Buleleng,” beber Iptu Sukadi.

Dijelaskanya Iptu Sukadi, dari keterangan keluarga korban diketahui telah mengidap penyakit Epilepsi sejak kecil. Bahkan, pada Bulan Desember 2021 sempat kambuh sebanyak 4 kali hingga sekarang.

“Guna mengetahui penyebab pasti kematian korban, maka perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan di lakukan otopsi,” tegasnya.

Petugas : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version