28.7 C
Denpasar
29/01/2022, 7:06 PM
BulelengPetugas IB Buleleng Raih Juara Pertama di Tingkat Nasional

Petugas IB Buleleng Raih Juara Pertama di Tingkat Nasional

balipuspanews google news

SINGARAJA,balipuspanews.com-
Buleleng berhasil melampaui target yang diberikan pada program Upaya Khusus Sapi Indukan wajib Bunting (Upsus Siwab) tahun 2019 oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Terkait dengan hal tersebut, salah satu petugas Inseminasi Buatan (IB) Buleleng berhasil meraih juara pertama tingkat nasional.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita kepada Gede Suarjana, petugas IB asal Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, di Kantor Kementan, Jakarta, Rabu (11/12).

Gede Suarjana saat ditemui di Kantor Dinas Pertanian (Distan) Buleleng menjelaskan dirinya sudah menjadi petugas IB sejak tahun 1988. Ini berarti, Suarjana telah menjadi petugas IB selama 31 tahun. Kesehariannya berkeliling untuk membantu masyarakat ataupun peternak melakukan IB di wilayah Kecamatan Gerokgak. “Saya berkeliling dari Desa Tukad Sumaga sampai Desa Sumberklampok,” jelasnya.

Dengan lamanya pria berusia 54 tahun ini menjadi petugas IB, membawa ia ke pengalaman yang panjang tersebut. Dengan pengalaman panjang tersebut, pada tahun 2019 berhasil menjadi juara pertama tingkat nasional. Sebelum melaju ke tingkat nasional, petugas IB asal Banjar Dinas Mertasari, Desa Patas ini sudah menjadi juara di tingkat provinsi. “Kriteria penilaian adalah banyak sapi yang sudah diberikan treatment IB dan juga penilaian lapangan oleh tim penilai dari Kementan,” ujar Gede Suarjana.

Pada tahun 2019, Buleleng diberi target oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk IB sebanyak 15.400 ekor. Namun, Buleleng telah berhasil mencapai 16.721 ekor. Sementara khusus untuk Gede Suarjana telah berhasil melakukan treatment IB sebanyak 1.480 ekor.

Mengenai Upsus Siwab ini, Kepala Distan Buleleng, Ir. Made Sumiarta menyebutkan Upsus Siwab merupakan program dari Kementerian Pertanian. Tujuan dari Upsus Siwab adalah menghindari kepunahan sapi-sapi unggulan yang ada di daerah seperti sapi bali. Seperti diketahui, sistem perkawinan sapi ada dua yaitu inseminasi buatan (IB) dan inseminasi kawin alam (INKA). “Upsus Siwab berfokus pada IB. Ini dikarenakan INKA memerlukan proses yang agak lama dan tingkat ketidakberhasilan INKA sangat tinggi,” sebutnya.

Disinggung mengenai jumlah petugas IB di Buleleng, mantan Kepala Bagian Umum Setda Buleleng mengungkapkan jumlah petugas IB di sembilan kecamatan sebanyak 40 orang. Status dari petugas ini ada swadaya dan juga ada dari PNS. Sebelum menjadi petugas IB, harus mengikuti semacam pelatihan dan bimbingan teknis selama dua minggu sampai satu bulan. “Kita harus rekrut yang berkompeten. Sampai saat ini jumlah 40 orang sudah mencukupi,” ungkap Sumiarta.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Distan Buleleng, Made Suparma mengatakan untuk petugas IB, pekerjaannya tidak memakai jam. Petugas IB datang ke peternak sesuai birahi dari sapi sendiri. Itupun kalau ada panggilan dari peternak. Petugas IB pun harus jeli karena birahi itu ada baru birahi, setengah birahi, dan puncak birahi. “Di puncak birahi itu kalau dilakukan IB akan jadi atau bunting. Jika gagal akan dilakukan lagi 18-21 hari kemudian karena siklus birahi sapi selama itu. Satu lagi yang perlu diingat, Upsus Siwab ini tidak dikenakan biaya atau gratis untuk peternak,” tandasnya. (j

Lampaui Target Upsus Siwab 2019

Petugas IB Buleleng Raih Juara Pertama di Tingkat Nasional

SINGARAJA,balipuspanews.com-
Buleleng berhasil melampaui target yang diberikan pada program Upaya Khusus Sapi Indukan wajib Bunting (Upsus Siwab) tahun 2019 oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Terkait dengan hal tersebut, salah satu petugas Inseminasi Buatan (IB) Buleleng berhasil meraih juara pertama tingkat nasional.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita kepada Gede Suarjana, petugas IB asal Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, di Kantor Kementan, Jakarta, Rabu (11/12).

Gede Suarjana saat ditemui di Kantor Dinas Pertanian (Distan) Buleleng menjelaskan dirinya sudah menjadi petugas IB sejak tahun 1988. Ini berarti, Suarjana telah menjadi petugas IB selama 31 tahun. Kesehariannya berkeliling untuk membantu masyarakat ataupun peternak melakukan IB di wilayah Kecamatan Gerokgak. “Saya berkeliling dari Desa Tukad Sumaga sampai Desa Sumberklampok,” jelasnya.

Dengan lamanya pria berusia 54 tahun ini menjadi petugas IB, membawa ia ke pengalaman yang panjang tersebut. Dengan pengalaman panjang tersebut, pada tahun 2019 berhasil menjadi juara pertama tingkat nasional. Sebelum melaju ke tingkat nasional, petugas IB asal Banjar Dinas Mertasari, Desa Patas ini sudah menjadi juara di tingkat provinsi. “Kriteria penilaian adalah banyak sapi yang sudah diberikan treatment IB dan juga penilaian lapangan oleh tim penilai dari Kementan,” ujar Gede Suarjana.

Pada tahun 2019, Buleleng diberi target oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk IB sebanyak 15.400 ekor. Namun, Buleleng telah berhasil mencapai 16.721 ekor. Sementara khusus untuk Gede Suarjana telah berhasil melakukan treatment IB sebanyak 1.480 ekor.

Mengenai Upsus Siwab ini, Kepala Distan Buleleng, Ir. Made Sumiarta menyebutkan Upsus Siwab merupakan program dari Kementerian Pertanian. Tujuan dari Upsus Siwab adalah menghindari kepunahan sapi-sapi unggulan yang ada di daerah seperti sapi bali. Seperti diketahui, sistem perkawinan sapi ada dua yaitu inseminasi buatan (IB) dan inseminasi kawin alam (INKA). “Upsus Siwab berfokus pada IB. Ini dikarenakan INKA memerlukan proses yang agak lama dan tingkat ketidakberhasilan INKA sangat tinggi,” sebutnya.

Disinggung mengenai jumlah petugas IB di Buleleng, mantan Kepala Bagian Umum Setda Buleleng mengungkapkan jumlah petugas IB di sembilan kecamatan sebanyak 40 orang. Status dari petugas ini ada swadaya dan juga ada dari PNS. Sebelum menjadi petugas IB, harus mengikuti semacam pelatihan dan bimbingan teknis selama dua minggu sampai satu bulan. “Kita harus rekrut yang berkompeten. Sampai saat ini jumlah 40 orang sudah mencukupi,” ungkap Sumiarta.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Distan Buleleng, Made Suparma mengatakan untuk petugas IB, pekerjaannya tidak memakai jam. Petugas IB datang ke peternak sesuai birahi dari sapi sendiri. Itupun kalau ada panggilan dari peternak. Petugas IB pun harus jeli karena birahi itu ada baru birahi, setengah birahi, dan puncak birahi. “Di puncak birahi itu kalau dilakukan IB akan jadi atau bunting. Jika gagal akan dilakukan lagi 18-21 hari kemudian karena siklus birahi sapi selama itu. Satu lagi yang perlu diingat, Upsus Siwab ini tidak dikenakan biaya atau gratis untuk peternak,” tandasnya. (nug/tim/bpn)

 

 

 

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional
01:56
Video thumbnail
Empat Siswa Dinyatakan Positif Covid 19, Siswa dan Guru di MAN 2 Jembrana Diswab
01:35
Video thumbnail
Siswa Tepapar Covid 19, PTM di Jembrana Dihentikan
01:38
Video thumbnail
Isoter Kembali Diaktifkan, Satgas Segera Berlakukan Jam Malam
02:57
Video thumbnail
Buleleng Siap Gelar Gebyar Vaksin Booster
01:32
Video thumbnail
Produk Olahan Cokelat Jembrana Tembus Pasar Dunia
02:33
Video thumbnail
Ular Pura Goa Lawah Muncul, Warga Menyebut Sebagai Pertanda Baik
01:29
Video thumbnail
Cegah Penularan Covid 19, Besuk Tahanan Dilarang
01:35
Video thumbnail
Rutan Polresta Membludak, Mayoritas Tahanan Narkoba dan Kriminal
02:19
Video thumbnail
Pantai di Klungkung Akan Dibuatkan Tanggu Pengaman
01:44
Video thumbnail
Pasca Berstatus Zona Hijau, RSU Klungkung Kembali Rawat Pasien Covid 19
02:13
Video thumbnail
Atlet Muaytai Klungkung Raih Lima Medali di Kejurnas Makassar
02:12
Video thumbnail
Warga Resah, Babi Milik Warga Abang Mati Misterius
02:01
Video thumbnail
Pasien Isoman di Denpasar Mulai Dipindahkan ke Isoter
02:17
Video thumbnail
Rest Area Goa Jepang Akan Menjadi Tempat Rekreasi
01:44
Video thumbnail
Hindari Tahanan Kembali Kabur, Polres Revitalisasi Sel
02:23
Video thumbnail
Hadapi Varian Omicron, Masyarakat Jangan Panik, Tetap Disiplin Prokes
02:50
Video thumbnail
Pengamen dan Gepeng di Denpasar Dipulangkan ke Daerah Asal
02:15
Video thumbnail
Harga Minyak Goreng di Klungkung Dipastikan Stabil
02:02
Video thumbnail
Pelayanan Vaksinasi Booster di Puskesmas Mulai Dilakukan
02:07
Video thumbnail
Seminggu, Minyak Goreng di Buleleng Harus Menyesuaikan di Harga Rp 14 Ribu
01:53
Video thumbnail
Vaksin Booster Sudah Bisa Dilakukan di Puskesmas, Ini Syaratnya
01:36
Video thumbnail
Polisi Bubarkan Kerumuman yang Bisa Meresahkan Masyarakat
01:36
Video thumbnail
BLT DD di Buleleng Kembali Bergulir
02:32
Video thumbnail
Ciptakan Ekosistem Ekonomi Digital, Bandara Ngurah Rai Dukung QRIS
03:10
Video thumbnail
Monumen “Sita Kepandung” Akan Dibangun di Simpang Enam Denpasar
03:20
Video thumbnail
Tiga Tahanan Kasus Pencurian Kabur
01:20
Video thumbnail
Desa Adat Buleleng Sepakat Tak Buat Ogoh Ogoh
02:42
Video thumbnail
Berkunjung ke Gianyar, Kak Seto Ajak Anak Dengarkan Dongeng
02:52
Video thumbnail
Korsleting Kerap Jadi Pemicu Kebakaran, Damkar Karangasem Himbau Warga Perhatikan Instalasi Listrik
01:52
Video thumbnail
Bali Kembali Dipilih Jadi Tuan Rumah Event Bertaraf Internasional
03:01
Video thumbnail
Harga Bawang Merah Turun Petani Kintamani Menjerit
02:08
Video thumbnail
Capaian Vaksin Sudah Penuhi Target, Buleleng Siap Terima Booster Dosis III
01:55
Video thumbnail
Pawai Ogoh Ogoh di Jembrana Menunggu Perkembangan Kasus Covid-19
03:42
Video thumbnail
Vaksinasi Anak Usia 6 11 Tahun Masuk Dosis ke II
02:23
Video thumbnail
Vaksin Booster Dimulai, Masyarakat Diminta Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi di PeduliLindungi
02:09
Video thumbnail
Bali Siap Terima Booster Dosis Ketiga
02:44
Video thumbnail
Penjual Hewan Penular Rabies di Pasar Satria Ditertibkan
02:21
Video thumbnail
Cegah Terjadinya Banjir, Pembersihan Saluran Air di Denpasar Terus Digencarkan
02:06
Video thumbnail
Badai dan Puting Beliung di Selat Bali, Penyeberangan Kembali Lumpuh
01:52
Video thumbnail
PTMT 100 Persen di Buleleng Sudah Mulai Dilakukan, Prokes Harus Tetap Diawasi
02:14
Video thumbnail
Tekan Penularan Kasus, Tracing Jemput Bola Terus Digencarkan di Denpasar
02:01
Video thumbnail
Diterjang Derasnya Air Sungai, Akses Jalan Menuju Villa dan Pantai di Tegal Besar, Klungkung Putus
01:42
Video thumbnail
Selama Dua Minggu Kasus Covid-19 Naik, Satgas Minta Warga Lebih Waspada
01:38
Video thumbnail
Tambah Daya Tarik Wisatawan, Pantai Jungutbatu, Nusa Penida Akan Ditata
02:14
Video thumbnail
Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Vaksin Booster Ilegal
02:14
Video thumbnail
Puluhan Ekor Penyu Hasil Tangkapan Pangkalan TNI AL Dilepas di Pantai Kuta
01:30
Video thumbnail
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup
01:48
Video thumbnail
Penanganan Omicron Diminta Fokus ke Faskes, Bukan Lagi pada Angka Penularan
02:25
Video thumbnail
Seniman Recycle Apresiasi Lampu Hijau Pembuatan Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi Caka 1944
01:45
Member of