14/08/2020, 10:19 AM
Beranda Editor's Picks PHDI Bali Usulkan Pencabutan HK dari Pengayoman PHDI Pusat

PHDI Bali Usulkan Pencabutan HK dari Pengayoman PHDI Pusat

TABANAN, balipuspanews.com – PHDI Bali sangat serius menangani polemik terkait Hare Kresna (HK) atau ISKCON. Bukti keseriusannya tersebut terlihat dari penyampaian surat ke PHDI Pusat. Hal tersebut diungkapkan Drs. I Wayan Tontra, MM., salah satu anggota Tim Mediasi, Komunikasi dan Advokasi Parisada Bali untuk penyelesaian kasus HK atau ISKCON.

Dihubungi via telepon seluler pribadinya, Minggu (2/8) Tontra yang juga Ketua PHDI dan MMDA Kabupaten Tabanan ini mengatakan, adapun surat yang dimaksudkan tertanggal 01 Agustus 2020 dengan nomer surat: 006/ PHDI – Bali/ VIII/ 2020 serta ditanda tangani Ketua PHDI Bali Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., dan sekretaris Ir. Putu Wirata Dwikora, SH.

“Perihalnya adalah surat pernyataan tentang Hare Krishna atau ISKCON,” ungkapnya.

Senada dengan Tontra, secara terpisah Ketua PHDI Bali Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si., yang dihubungi via telepon selulernya membenarkan bahwa pihaknya menyampaikan surat tersebut kepada pihak PHDI Pusat.

Menurutnya, penyampaian surat tersebut dilakukan karena pada saat PHDI Bali menghadap PHDI Pusat untuk menyampaikan polemik terkait HK/ ISKCON belum mendapat jawaban secara tertulis.

“Tanggal 30 Juli lalu Ketua Tim I Gede Rudia dan Sekretaris PHDI Bali Putu Wirata Dwikora menghadap Ketua PHDI Pusat yang didampingi beberapa jajarannya. Saat itu Ketua PHDI Pusat Bapak Wisnu Bawa Tenaya hanya memberi jawaban lisan atas aspirasi yang kami sampaikan,” terangnya.

Adapun jawaban dari Ketua PHDI Pusat tersebut adalah kesiapannya untuk berkoordinasi dengan Sabha Walaka dan Sabha Pandita serta Kejaksaan Agung dan Menkumham terkait pembubaran Hare Krishna/ ISKCON.

Sudiana menambahkan, setelah menghadap Ketua PHDI Pusat, Ketua Tim dan Sekretaris PHDI Bali tadi selanjutnya menghadap Dirjen Bimas Hindu. Disini dimohon agar dilakukan evaluasi dan menarik buku-buku pelajaran yang diduga terpapar HK/ ISKCON.

Kembali pada penyampaian surat dari PHDI Bali ke PHDI Pusat, Sudiana menegaskan hal tersebut dilakukannya agar pihak PHDI segera memberi jawaban secara tertulis terkait dengan polemik HK atau ISKCON yang beberapa minggu terakhir ini hangat diperbincangkan di media-media sosial di Bali.

Lebih jauh Sudiana mengatakan aspirasi untuk membubarkan HK atau ISKCON datang dari berbagai komponen masyarakat. Seperti misalnya dari Yayasan Siwa Agung Jagatnata dan Perguruan Siwa Murti.

“Beberapa jam yang lalu kami kembali menerima aspirasi, yakni dari Yayasan Siwa Agung Jagatnata dan Perguruan Siwa Murti yang salah satu poinnya meminta agar HK atau ISKCON dibubarkan,” tutupnya.

Penulis : Ngurah Arthadana

Editor : Oka Suryawan

Menghilang dari Rumah, Korban Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai

GIANYAR, balipuspanews.com - Sempat hilang dari rumah, Ni Ketut Dani,49, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai Subak Sudimara, Lingkungan Sema, Kelurahan Bitera,...

Status Tersangka, Ribuan Orang Tanda-tangan Petisi Bebaskan Jerinx SID yang Ditahan di Polda Bali

DENPASAR, balipuspanews.com - Penahanan pengebuk drum Superman Is Dead Gede Ari Astina alias Jetinx SID di Polda Bali menggoncangkan dunia maya. Ribuan orang menandatangi...