Senin, Juni 24, 2024
BerandaBolaPhil Foden Membawa Manchester City Meraih Gelar Bersejarah Liga Premier ke-4 Berturut-turut

Phil Foden Membawa Manchester City Meraih Gelar Bersejarah Liga Premier ke-4 Berturut-turut

Berita Bola, Liga Premier Inggris -Manchester City memenangkan gelar Liga Premier keempat berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Minggu ketika dua gol Phil Foden menginspirasi kemenangan 3-1 atas West Ham.

Tidak ada tim dalam sejarah papan atas Inggris yang pernah memenangkan empat gelar berturut-turut, tetapi Manchester City sudah terbiasa menulis ulang buku rekor di bawah asuhan Pep Guardiola.

Pelatih Catalan telah mendalangi enam kemenangan Liga Premier dalam tujuh musim terakhir. Dalam empat tahun tersebut, City juga telah melampaui 90 poin. Mereka didorong musim ini untuk menggagalkan Arsenal meraih gelar pertama sejak 2003/04.

The Gunners merayakan hasil imbang 0-0 di Etihad bulan lalu yang membuat mereka tetap unggul satu poin dari City dengan sembilan pertandingan tersisa.

Namun sang juara bertahan tanpa henti, memenangkan sembilan pertandingan terakhir mereka di liga, mencetak 33 gol.

Guardiola mengakui City merasakan tekanan dalam kemenangan 2-0 di Tottenham pada pertengahan pekan yang membuat nasib gelar berada di tangan mereka sendiri.

BACA :  Nahas, 18 Karyawan Gudang Gas Terbakar Seluruhnya Tewas

Dalam skenario yang sama dua tahun lalu, mereka membutuhkan kebangkitan yang luar biasa dari ketertinggalan 2-0 untuk mengalahkan Aston Villa 3-2 di hari terakhir.

Drama yang terjadi jauh lebih sedikit ketika West Ham meleleh di bawah terik matahari Manchester pada pertandingan terakhir David Moyes sebagai pelatih The Hammers.

Foden baru-baru ini dinobatkan sebagai pemain terbaik penulis sepak bola tahun ini untuk musim mencetak gol terbaiknya dan mengakhiri ketegangan apa pun hanya dalam waktu 79 detik.

Pemain internasional Inggris itu melepaskan tendangan keras ke sudut atas untuk memastikan tidak ada rasa gugup menunggu pesta perebutan gelar dimulai.

Foden menggandakan keunggulan City dalam waktu 20 menit dengan penyelesaian kaki kiri keren lainnya dari umpan silang Jeremy Doku untuk golnya yang ke-27 musim ini.

City seharusnya bisa unggul sebelum jeda karena Alphonse Areola menggagalkan upaya Kevin De Bruyne dan Erling Haaland gagal melakukan serangan dari jarak dekat.

Entah dari mana, terjadi perubahan pada babak pertama ketika, dari sepak pojok West Ham, tendangan overhead Mohammed Kudus yang keterlaluan melayang tinggi melewati Stefan Ortega.

BACA :  "Jumat Curhat" di SMK PGRI 3 Denpasar, Polisi Bahas Topik Kenakalan Remaja

Haaland mengklaim Sepatu Emas keduanya dalam beberapa musim di Liga Premier meski ada hari yang terlupakan di depan gawang.

Pemain Norwegia itu melewatkan peluang besar untuk mengembalikan keunggulan dua gol tim tuan rumah ketika ia menerima umpan silang Doku lainnya.

Manchester City dengan cepat memulihkan ketertiban di awal babak kedua dan Rodri, yang juga merupakan kandidat pemain terbaik tahun ini, memberikan pukulan telak bagi harapan Arsenal meraih gelar.

Pemain Spanyol itu belum pernah mengalami kekalahan untuk klub atau negaranya sejak Maret 2023.

Hanya tiga kekalahan City di Liga Premier terjadi dalam tiga pertandingan pemain berusia 27 tahun itu diskors.

Kali ini Areola seharusnya bisa bermain lebih baik karena pemain Prancis itu gagal menggagalkan upaya Rodri yang membentur tiang gawang.

Manchester City bisa mencapai garis finis dan memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam 35 pertandingan di semua kompetisi melalui permainan terbuka.

Satu-satunya kegagalan dalam perjalanan itu adalah kekalahan adu penalti dari Real Madrid di perempat final Liga Champions yang menggagalkan peluang pasukan Guardiola untuk meraih treble berturut-turut.

BACA :  Rugikan Citra Arak Tradisional, Koster Minta Pemkab Karangasem Tindak Tegas Arak Gula Pasir

Mereka bisa menggandakannya akhir pekan depan ketika Manchester United mempunyai tugas berat untuk menghentikan rival lokalnya di final Piala FA.

Dengan mencapai tingkat dominasi liga yang belum pernah terlihat sebelumnya, City telah menjadikan mereka sebagai tim terhebat yang pernah dihasilkan sepak bola Inggris.

Ada akhir anti-klimaks ketika para pemain City harus memberitahu para penggemar untuk meninggalkan lapangan sebelum peluit panjang berbunyi.

Ribuan pendukung memenuhi lapangan pada akhir pertandingan meskipun ada permintaan dari klub untuk tidak berada di permukaan lapangan.

Sumber: NDTV

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular