Jumat, Juni 14, 2024
BerandaBangliSoal Penundaan Kenaikan Tarif Retribusi, PHRI Bangli Tunggu Sikap Tegas Bupati Made...

Soal Penundaan Kenaikan Tarif Retribusi, PHRI Bangli Tunggu Sikap Tegas Bupati Made Gianyar

BANGLI, balipuspanews.com- Belum tegasnya sikap bupati Bangli I Made Gianyar untuk memenuhi tuntutan pelaku pariwisata Bangli terkait penundaan kenaikan tarif retribusi di kawasan wisata yang dipayungi Perbub 37 tahun 2019 disikapi bijak oleh ketua PHRI bangli Dr. I Ketut Mardjana.

General Manager Toya Davasya itu menyatakan tetap optimis Bupati Bangli akan segera mengambil langkah cepat untuk menunda pelaksanaan Kenaikan tarif retribusi di kawasan wisata Bangli.

Hal ini kata Mardjana, sangat penting, karena masyarakat sungguh-sungguh mengharapkan tidak adanya beban tambahan kepada wisatawan dengan kenaikan biaya retribusi.

“ Saya kira pak Bupati sangat paham dengan perlunya insentif kepada wisatawan untuk datang ke Bangli, bukan sebaliknya malahan menaikan beban mereka dengan menaikkan tarif retribusi,” kritik Mardjana.

Pria yang sempat santer dikabarkan akan maju dalam Pilkada Bangli itu menegaskan, seandainya bupati Made Gianyar tetap kekeh tidak mau menunda kenaikan tarif retribusi, bupati dianggap tidak mendengarkan suara rakyat atau mengambil kebijakan yang tidak pro-rakyat.

“ Saat ini Presiden Jokowi, Menteri Pariwisata bahkan Gubernur Bali Wayan Koster, telah berusaha maksimal agar pariwisata Indonesia khususnya Bali bisa terus eksis ditengah guncangan wabah virus corona, namun anehnya hingga saat ini Bupati Bangli belum menunjukkan sikap pro rakyat, katanya masih akan meneliti dulu. “Sampai Kapan?” ungkap Mardjana.

Saat ini situasi dan kondisi pariwisata Bangli demikian Mardjana, memasuki fase yang sangat sulit akibat wabah virus corona. Hal ini dibuktikan dengan turunnya kunjungan wisatawan ke Kintamani.

Sebelumnya DPRD Bangli telah bersikap dan merespon keluhan pelaku pariwisata itu dengan menerbitkan surat rekomendasi kepada Bupati Bangli, yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Bangli I Wayan Diar.(rls/bas)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular