21/09/2020, 12:16 PM
Beranda Bali Klungkung Picu Kebakaran, Sampah Buangan Pasar Galiran Luberi Eks TPA Sente

Picu Kebakaran, Sampah Buangan Pasar Galiran Luberi Eks TPA Sente

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Warga sekitar Dusun Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung,belakangan ini terus udaranya diselimuti asap.

Timbulnya asap sejak beberapa hari ini , akibat tumpukan sampah di eks TPA Sente yang kembali terbakar.

Tak pelak Kondisi inipun memicu munculnya kepulan asap pekat diwilayah Dusun tersebut dengan aroma bau menyengat hidung.

Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan tak bisa berbuat banyak alias angkat tangan.

Pasalnya , saat berlangsungnya pembuangan  sampah, truk-truk pengangkut selalu kucing- kucingan. Dengan petugas kebersihan setempat.

Seperti pantauan media Kamis (5/12) sianglalu, kepulan asap nampak berhembus dari sisi timur eks TPA Sente.

Walaupun operasional TPA sudah ditutup, namun nyatanya hingga kini masih banyak truk yang lalu lalang membuang sampah ke lokasi tersebut.

Bahkan kini di sisi timur, tumpukan sampah cukup banyak, hingga meluber ke jalan. Mayoritas adalah sampah yang berasal dari Pasar Galiran.

Dalam sehari, terpantau ada dua truk sampah dari Pasar Galiran yang menurunkan sampah pasar di lokasi tersebut.

Pemulung Ni Nengah Sutri, yang ditemui mengatakan, kebakaran sampah sudah terjadi sejak tiga hari lalu.

Perempuan asal Desa Dawan Kaler ini mengaku sudah nyaris lima tahun menjalani rutinitasnya mengunpulkan barang bekas dari tumpukan sampah.

“Kalau sampah yang terbakar sudah lama. Cuma baru tadi pagi sampah yang dekat pintu ini terbakar karena tidak disiram oleh petugas,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung, AA Kirana tak menampik bila tumpukan sampah kembali terjadi di eks TPA Sente.

Meski demikian, ia mengaku belum memperoleh informasi apabila tumpukan sampah tersebut memicu terjadinya kebakaran. Apalagi sebelumnya pada sore hari, ia sudah turun melakukan penyiraman sampah yang terbakar.

Dirinya mengaku kesulitan untuk mendeteksi oknum-oknum yang kucing-kucingan membuag sampah di eks TPA Sente..

“Nanti kami akan panggil dan duduk bersama dengan desa yang ikut membuang sampah ke TPA. Karena kita memang tidak punya tempat pembuangan sampah residu. Ini juga menjadi kendala kami. Karena masih ada beberapa Desa yang nyuri-nyuri membuang sampah ke TPA,” Ujarnya jujur.

Kadis DKLH AA Kirana mengatakan untuk sememtara, agar sampah tak makin meluber ke badan jalan, segera akan mengerahkan alat berat untuk mengatasi luberan sampah tersebut. Namun dirinya mengakui jika alat berat yang dimilikinya terbatas.

” Alat berat yang kami miliki tidak memadai untuk menangani sampai yang meluber ini,kita berencana meminjam alat berat dari Dinas PUPR Klungkung,”pungkasnya.(Roni/bpn/tim)

- Advertisement -

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Bule Perancis di Kamar Villa

MANGUPURA, balipuspanews.com - Jajaran Polsek Kuta Utara masih menyelidiki penyebab kematian turis asal Perancis, Frederic Jean Joseph Pougalut (48) yang ditemukan tewas di kamar...

Turis Wanita Asal Ukraina Dijambret di Jalan Raya Semer, Pelaku Masih Dikejar Polisi

KUTA UTARA, balipuspanews.com - Usai galungan, jambret kembali beraksi. Kali ini menimpa seorang turis wanita asal Ukraina, berinisial DB. Korban terjatuh dan luka-luka setelah...
Member of
Dewan Pers

Download Balipuspanews
Google Play